Lukisan Ini Laku Rp6 Triliun dan Jadi Termahal di Dunia, Tapi Ada yang Menyebutnya Palsu

Leonardo Da Vinci merupakan seorang pelukis yang aktif pada abad 14 hingga 15. Karya-karyanya sangat dikenal bahkan diabadikan hingga sekarang

Lukisan Ini Laku Rp6 Triliun dan Jadi Termahal di Dunia, Tapi Ada yang Menyebutnya Palsu
Smithsonian Magazine
lukisan salvator mundi 

BANGKAPOS.COM - Leonardo Da Vinci merupakan seorang pelukis yang aktif pada abad 14 hingga 15. Karya-karyanya sangat dikenal bahkan diabadikan hingga sekarang, beberapa ada yang ditaruh di museum, ada juga yang dijual dengan harga yang sangat mahal.

Namun sayang, nggak semua lukisan Leonardo Da Vinci "terselamatkan". Ada yang mungkin sudah rusak atau hilang, ada juga yang dipalsukan.

Baru-baru ini, lukisan termahal di dunia yang diduga digambar oleh Da Vinci terjual dengan harga USD 450 juta atau setara dengan Rp6 triliun.

Lukisan yang diberi judul "Salvator Mundi" itu berkemungkinan tidak asli. Hal itu dikatakan oleh Ben Lewis, seorang ahli seni.

Menurut Lewis, lukisan itu seharusnya nggak lebih mahal dari USD 1,175 atau setara dengan Rp16 juta!

Buat kalian yang belum tau, sebelumnya lukisan itu dilelang di The National Gallery, London, Inggris.

Sebenarnya ada 5 orang penilai yang memiliki tanggung jawab untuk menentukan apakah lukisan itu asli apa tidak.

Menurut Lewis, dua di antara mereka mengatakan kalau lukisan itu asli, dua lagi mengatakan kalau mereka nggak bisa komentar, dan satu lagi mengatakan itu palsu.

Hilang Entah Ke Mana 

Saat ini, nggak ada yang tau percis di mana lukisan itu berada. Saat dibeli oleh salah seorang penawar yang disebut berkerja untuk salah satu pemimpin di Timur Tengah pada 2017, nggak ada yang tau lukisan itu berada di mana.

Padahal, lukisan itu disebut bakal dipajang di The Louvre Abu Dhabi, namun The New York Times menyebut kalau lukisan itu masih belum ditemukan.(*)

artikel ini telah tayang di https://hai.grid.id/read/071702962/laku-rp6-triliun-lukisan-termahal-di-dunia-ini-disebut-palsu

Editor: teddymalaka
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved