Advertorial

Desa Bakit Kedepankan Potensi Pantai dan Tradisi Adat

Selain memiliki potensi wisata pantai, Desa Bakit dikenal pula dengan wisata rohaninya.

Desa Bakit Kedepankan Potensi Pantai dan Tradisi Adat
Bangka Pos
Desa Bakit Kedepankan Potensi Pantai dan Tradisi Adat, Kelola Ekonomi Melalui Kerambah Jaring Apung dan BUMDes Kembangkan Unit Usaha Rumah Makan 

BANGKAPOS.COM -- Desa Bakit merupakan ­ dari Wilayah Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Desa Bakit memiliki luas wilayah 19,900 Ha yang terbagi menjadi tiga dusun di antaranya Dusun Bakit, Dusun Balembang, Dusun Uris berbatasan dengan laut Belinyu dan Desa Semulut.

Kondisi geografis wilayah Desa Bakit terdiri dari dataran rendah dan kawasan pesisir berada di wilayah Teluk Kelabat yang menjadikan Desa Bakit memiliki potensi wisata pantai yang beragam dan indah.

Selain memiliki potensi wisata pantai, Desa Bakit dikenal pula dengan wisata rohaninya. Wisata rohani yang dimaksud adalah karena pada setiap tanggal 10 Muharram kalender Islam, akan banyak peziarah yang datang berbondong-bondong mengunjungi Desa Bakit untuk melakukan ziarah makam kubur seorang ulama KH Chotamarrasyid (alm) atau juga dikenal de­ngan sebutan Kiyai Bakik dalam rangka ‘Haul’ memperingati wafatnya beliau.

Oleh masyarakat setempat konon kabarnya beliaulah yang mensyiarkan agama Islam di Desa Bakit dan sekitarnya.

“Dalam kegiatan 10 Muharram di desa setiap tahunnya kami turut mengisinya deng­an lomba pengajian dalam rangka menciptakan generasi pecinta Alquran di desa ini,” kata Kepala Desa Bakit, Ahmad Amsyir, Kamis (18/4).
Selain itu disini juga mas­yarakat keturunan Tionghoa menjalankan budayanya yaitu sembahyang rebut yang setiap tahun dilaksanakan di kampung Pecinan. Sembah­yang rebut ini berupa seremonial pembakaran replika kapal yang menjadi tradisi setiap tahun dilaksanakan.

Dari segi pertumbuhan desa, Ahmad Amsyir meng­atakan sesuai kewenangan berskala lokal desa telah berproses dalam hal pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar seperti halnya kegiatan pembangunan dan pemeliharaan aset-aset desa seperti gedung posyandu, PAUD, jalan desa, kantor dan balai desa, pemeliharaan rumah ibadah, sanitasi lingkungan, lapangan sepakbola desa, pembang­unan dan pengelolaan air bersih berskala desa, pembangunan dan pemeliharaan serta pengelolaan sarana untuk budidaya perikanan.

Dalam pengembangan ekonomi desa, Pemerintah Desa Bakit gencar melakukan pembangunan, pemberdayaan dan pengelolaan ekonomi mas­yarakat melalui kerambah ja­ring apung atau bagan ikan dan pada tahun 2017 lalu pihaknya melakukan panen raya ikan jenis kerapu bersama-sama pejabat pemerintah daerah Bangka Barat dan masyarakat Desa Bakit.

“Kami selaku pemerintah desa sangat mendukung upaya-upaya terbaik yang bisa dilakukan untuk menjadi salah satu ikon Bangka Barat dalam hal desa wisata pantai dan laut,” ujarnya.

Melalui BUMDes Bakit yang bernama Pantai Mandiri pula sejak tahun 2015 lalu Pemdes Bakit mengembangkan unit usaha berupa Rumah Makan Tanjung Batu selain kios bahan bakar dan grosir sembako. Melalui unit usaha rumah makan ini diharapkan 85 persen warga masyarakat disini yang berprofesi sebagai nelayan dengan hasil tangkapan seperti ikan, udang, kepi­ting, bisa menjadi sarana hasil tangkap mereka. Selain juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat,” ujarnya.

Untuk program pemba­ngunan berjenjang, pihaknya mengatakan tahun 2019 akan memanfaatkan keberadaan pulau nanas untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang menambah deretan potensi pariwisata di desa ini. Kemudian pihak pemerintah desa juga akan mengembangkan tambak-tambak udang warga sebagai langkah dukungan pemerintah desa yang permodalannya akan dibantu oleh BUMDes.

Desa Bakit Kedepankan Potensi Pantai dan Tradisi Adat, Kelola Ekonomi Melalui Kerambah Jaring Apung dan BUMDes Kembangkan Unit Usaha Rumah Makan
Desa Bakit Kedepankan Potensi Pantai dan Tradisi Adat, Kelola Ekonomi Melalui Kerambah Jaring Apung dan BUMDes Kembangkan Unit Usaha Rumah Makan (Bangka Pos)
Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved