Berita Pangkalpinang

Kebutuhan Bahan Pokok Meningkat 15-20 Pesen Jelang Ramadan

Kebutuhan pokok mengalami peningkatan 15-20 persen jelang Ramadan dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

Kebutuhan Bahan Pokok Meningkat 15-20 Pesen Jelang Ramadan
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Pertemuan koordinasi pengendalian stabilisasi harga dan pasokan bahan pangan dslaknrangka bulan ramadan dan idul fitri 1440 H tahun 2019, di Bangka City Hotel, Senin (22/4/2019). 

BANGKAPOS.COM - Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yanuar mengatakan di Babel cenderung terjadi peningkatkan permintaan kebutuhan pokok sebelum Ramadan yang berkaitan dengan tradisi ruwahan.

Yanuar menyebutkan, kebutuhan pokok mengalami peningkatan 15-20 persen jelang Ramadan dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Tak ayal, hal inilah yang menyebabkan fluktuasi harga bahan pokok.

"Terjadi peningkatakan permintaan kebutuhan pokok jelang ramadan bisa 15-20 persen. Permintaan ini bahkan sejak sekarang sudah mulai tinggi karena ada ruahan dan ini sudah ada kenaikan harga, ini yang harus diantisipasi," kata Yanuar dalam pertemuan koordinasi pengendalian stabilisasi harga dan pasokan bahan pangan dslaknrangka bulan ramadan dan idul fitri 1440 H tahun 2019, di Bangka City Hotel, Senin (22/4/2019).

Fluktuasi harga jelang Ramadan bak ritual tahunan yang terus terjadi yang menyebabkan harga bahan pokok  melambung. Pola konsumsi masyarakat yang tinggi juga mempengaruhi stabilisasi harga. Tak heran, bila permintaan tinggi namun tidak diimbangi dengan stok maka akan memunculkan kelangkaan.

"Ada hal yang perlu kita perhatikan, misalnya validasi data stok, memangkas rantai distribusi, memastikan tidak ada  elemen yang mengganggu distribusi bahan pokok. Bila stok tersedia enggak menjamin harga tidak naik karena faktor distribusi juga yang masih tergantung dengan cuaca," katanya.

Harga akan stabil jika ketersediaan stok terjamin, distribusi berjalan dengan lancar sehingga ini perlu kerjasama semua pihak dan stakeholder terkait.

"Harga bahan pokok sampai dengan minggu ketiga April ini sudah mulai terjadi lonjakan. 
seperti bawang merah harga sebelum Rp 28 ribu naik menjadi 42 ribu/kg, daging ayam bersih harga sebelum Rp 33 ribu/kg menjadi Rp 38 ribu/kg, bawang putih sebelumnya Rp 34 ribu/kg menjadi Rp 42 ribu," sebutnya.

Untuk mengantisipasi harga bahan pokok ini, pihaknya mengimbau untuk dilakukan  operasi pasar dan pemantauan berkala ketersediaan stok, dan pengawasan terpadu distribusi  sehingga harga bahan pokok terkendali dan stabil.

"Kite perlu sama-sama untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, kalau harga stabil masyarakat dapat dengan tenang menjalankan puasa dan lebaran," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved