Berita Pangkalpinang

Ketua Satgas Pangan Babel Bakal Sikat Pedagang Nakal

Pihaknya tidak segan-segan menindak pedagang yang berjualan diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ketua Satgas Pangan Babel Bakal Sikat Pedagang Nakal
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Ketua tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indra Krismayadi. 

BANGKAPOS.COM - Ketua tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indra Krismayadi menegaskan pihaknya tidak segan-segan menindak pedagang yang berjualan diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia membeberkan belakangan ada beberapa komoditi di Babel yang mengalami lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir seperti ayam, bawang merah dan bawang putih.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan koordinasi pengendalian stabilisasi harga dan pasokan bahan pangan dslaknrangka bulan ramadan dan idul fitri 1440 H tahun 2019, di Bangka City Hotel, Senin (22/4/2019).

Ia menjelaskan, tim Satgas Pangan berupaya untuk menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan, pasokan stok bahan pokok dan kelancaran distribusi.

Indra menyebutkan, tahun lalu harga bahan pokok masih terkendali, sehingga diharapkan tahun ini jangan sampai ada kenaikan harga yang tinggi.

"Kemarin kita bisa mengendalikan harga jangan sampai kedodoran. Kami sangat stright menghadapi pedagang nakal, misalnya air minum dalam kemasan yang tidak sesuai prosedur kita enggak main-main kalu ada kasus dilapangan kita proses, kita tahan. Masalah kecap tidak sesuai standar pangan kita proses, ini mengindikasikan polda serius mana kala ada penyimpangan pelaku pasar," katanya.

Ia menegaskan, jika nanti ada pelaku usaha yang bermain atau nakal menimbun, memonopoli sehingga menimbulkan lonjakan harga, pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi baik teguran maupun pidana.

"Kalau misalnya ada pelaku pasar yang nakal dengan sangat terpaksa kita sikat. Kita tidak segan-segan menindak pedagang nakal. Kadang pedagang menaikkan harga sesuka hati, padahal sudah ada HET, ini yang kita sikat. Kalau ada yang bermain di Pasar, saya proses, saya proses, saya sikat. Masyarakat kita harus dikencengin proses, sehingga meninggalkan efek jera jadi kalau mau monopoli atau berjualan tinggi jadi takut," tegasnya.

Ditegaskannya, untuk ayam sudah ditentukan HET sebesar Rp 34 ribu, sedangkan untuk daging sapi Rp 115 ribu/kg namun untuk Babel menjadi Rp 120 ribu/kg.

"Daripada jual ambil untung banyak tapi dapat baju baru orange kami periksa di kantor, saya ingatkan jangan ada pelaku pasar yang saya panggil ke ke Kantor karena menaikkan harga," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved