Info Kesehatan

Mencium Aroma Favorit Bisa Kurangi Kecanduan Merokok

Penemuan Terbaru, Mencium Aroma Favorit Bisa Kurangi Kebiasaan Merokok

Mencium Aroma Favorit Bisa Kurangi Kecanduan Merokok
kompas.com
Tren rokok elektrik saat ini mulai menjadi gaya hidup baru dan menjadi alternatif bagi para perokok. Salah satu pengunjung sedang mencoba cairan (liquid e-juice) di The Colony Vape Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (25/8/2016). 

BANGKAPOS.COM - Banyak perokok sulit berhenti merokok karena tubuh mereka menjadi tergantung pada nikotin yang ditemukan dalam rokok.

Mereka yang bertekad untuk berhenti harus melalui banyak perubahan dalam tubuh mereka yang tidak mudah dihadapi.

Nah, para ilmuwan sekarang telah menemukan cara yang mudah dan hemat biaya yang dapat dicoba perokok jika mereka memiliki keinginan kuat untuk berhenti merokok.


Seperti dilansir TribunTravel.com dari Worldofbuzz , penelitian terbaru dilakukan oleh para ilmuwan di University of Pittsburgh di mana mereka melakukan percobaan dengan 232 perokok berusia antara 18 dan 55 tahun yang tidak berusaha untuk berhenti merokok.

Percobaan mengharuskan mereka untuk tidak merokok delapan jam sebelum percobaan di mana mereka kemudian diminta untuk memberi peringkat bau favorit mereka.

Mereka diberi pilihan seperti aroma coklat, vanilla, apel, lemon dan peppermint untuk dipilih.

 

Preferensi berperingkat tertinggi mereka kemudian digunakan dalam percobaan.

"Selanjutnya, para peserta diminta untuk memegang rokok yang menyala tetapi tidak merokok, dan kemudian mengukur intensitas keinginan mereka untuk merokok dalam skala 1 hingga 100 , jelas Michael Sayette dari University of Pittsburgh seperti yang diterbitkan dalam Journal of Abnormal Psychology.

Mereka kemudian mencium aroma pilihan mereka, aroma tembakau atau wadah kosong sebelum menilai keinginan mereka untuk merokok lagi.

Skor rata-rata keinginan setelah menyalakan rokok adalah sekitar 82% .

Tidak peduli aroma apa yang mereka hirup, semua peserta mengalami penurunan keinginan untuk merokok setelah mencium wadah.

Namun, skor keinginan rata-rata turun 19 poin pada mereka yang mencium aroma yang menyenangkan , dibandingkan dengan 11,7 poin untuk mereka yang mencium tembakau atau 11,2 poin untuk mereka yang mencium wadah kosong.

"Menggunakan bau yang menyenangkan untuk mengganggu rutinitas merokok akan menawarkan metode yang berbeda dan baru untuk mengurangi hasrat, dan hasil kami untuk tujuan ini sangat menjanjikan," kata Sayette.

Dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari empat juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit yang berhubungan dengan tembakau

Jika statistik ini tetap, WHO memperkirakan bahwa kematian terkait tembakau tahunan dapat mencapai 10 juta pada tahun 2030.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Penemuan Terbaru, Mencium Aroma Favorit Bisa Kurangi Kebiasaan Merokok, https://travel.tribunnews.com/2019/04/21/penemuan-terbaru-mencium-aroma-favorit-bisa-kurangi-kebiasaan-merokok

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved