Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Kucurkan Dana Sebesar Rp 5,9 Milyar dari APBD Untuk Penyelenggaraan UNBK

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTS Kabupaten Bangka berlangsung pada hari ini 22 hingga 25 April 2019

Pemkab Bangka Kucurkan Dana Sebesar Rp 5,9 Milyar dari APBD Untuk Penyelenggaraan UNBK
Bangkapos/Riki
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, Padli. 

BANGKAPOS.COM--Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTS  Kabupaten Bangka berlangsung pada hari ini 22 hingga 25 April 2019, yang diikuti sebanyak 4.240 siswa/siswi.

Pelaksanaan UNBK tersebut diikuti sebanyak 31 sekolah negeri dengan jumlah siswa laki laki sebanyak 1.636 orang  dan perempuan sebanyak 1.786 orang dengan total 3.422 orang.

Sedangkan sekolah swasta diikuti 13 sekolah dengan jumlah siswa laki laki sebanyak 474 orang dan perempuan sebanyak 344 orang dengan total 818 orang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kabupaten Bangka,Padli mengatakan pemerintah telah mengucurkan anggaran Rp 5,9 milyar untuk mensukseskan pelaksanaan UNBK dari APBD Kabupaten Bangka.

"Sebesar Rp 5,9 milyar untuk mendukung UNBK dari APBD, proses sudah jalan, sementara jumlah yang telah memiliki komputer sebanyak 25 sekolah, sisanya menginduk," jelas Padli kepada bangkapos.com, Senin (22/4/2019).

Ia mengharapkan pada ujian kali ini peringkat, hasil ujian Kabupaten Bangka bisa meningkat, karena telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah daerah dan sekolah untuk siswa yang akan melaksanakan ujian nasional.

"Dari progres walaupun ujian tidak menentukan kelulusan, siswa tetap harus belajar, karena berpengaruh untuk masuk jenjang berikutnya, untik masalah kegiatan sudah di beritahukan ,sudah les gunanya meningkatkan kualitas dan karakter anak anak," kata Padli.

Menurutnya, untuk prestasi siswa dalam hasil Ujian Nasional, Kabupaten Bangka pernah menempati posisi ketiga, dengan banyaknya jumlah siswa di Bangka juga berpengaruh dari jumlah nilainya.

"Nomer tiga siswa kita banyak sampai 4.000-an lebih karena pengaruh dampaknya pada jumlah nilai,"ungkapnya

Sementara masih ada beberapa sekolah yang menumpang ke sekolah lain, Padli mengatakan Dinas Pendidikan akan mengupayakan itu, agar tahun depan semua sekolah bisa mandiri melaksanakan ujian nasional.

"Tahun depan kita program lagi minta ke pusat agar tidak menginduk lagi untuk melaksanakan mandiri disekolah masing masing," harap Padli. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved