Berita Sungailiat

RS Medika Stannia Jadi Rumah Sakit Pertama di Babel Terima Sertifikat Halal

Direktur LPPOM MUI Bangka Belitung, Nardi Pratomo menyerahkan sertifikat halal kepada Pjs Direktur RS Medika Stannia Sungailiat

RS Medika Stannia Jadi Rumah Sakit Pertama di Babel Terima Sertifikat Halal
Bangkapos.com/Edwardi
Direktur LPPOM MUI Provinsi Kep. Bangka Belitung, Nardi Pratomo menyerahkan Sertifikat Halal kepada Pjs Direktur RS Medika Stannia Sungailiat, dr Zaenal Arpan saat perayaan HUT ke 14 dan peresmian poliklinik terpadu dan ruang pertemuan RS Medika Stannia, Senin (22/04/2019) 

BANGKAPOS.COM--  Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nardi Pratomo menyerahkan sertifikat halal kepada Pjs Direktur RS Medika Stannia Sungailiat, dr Zaenal Arpan saat perayaan HUT ke 14 dan peresmian poliklinik terpadu dan ruang pertemuan RS Medika Stannia, Senin (22/04/2019).

Nardi Pratomo mengatakan dengan bangga sekali RS Medika Stannia adalah rumah sakit pertama yang menerima Sertifikat Halal di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Sertifikat Halal ini ada angka 14 digit merupakan dokumen halal internasional, ada tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Inggris dan Arab," kata Nardi.

Ditambahkannya, jikalau nanti catering RS Medika Stannia ingin ekspor makanan ke Amerika, Eropa dan lainnya untuk sertifikasi halalnya sudah clear (selesai), tinggal mengurus izin ekspor impornya saja.

"Sertifikat Halal ini adalah pengakuan umat, pengakuan negara, jadi dengan adanya Sertifikat Halal ini ada dua kompetensi, yakni jaminan mutu dan jaminan halal," jelasnya

Ditambahkannya, untuk jaminan mutu ini LPPOM MUI ada beberapa kriteria dan sudah menurunkan auditor untuk mengecek dan memeriksa, dan juga sudah memberikan pelatihan kepada 10 peserta auditor internal halal yang ada disini.

"Mudah-mudahan dengan penerimaan Sertifikat Halal ini RS Medika Stannia ke depan bisa menjadi rumah sakit syariah sehingga orang-orang tidak perlu lagi berobat ke Malaysia, tapi cukup berobat disini saja," tukasnya. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved