Berita Sungailiat

Begini Suasana Peringatan Hari Bumi Sedunia di Belinyu

Hari Bumi Sedunia diperingati oleh berbagai kalangan di sejumlah penjuru tempat.

Begini Suasana Peringatan Hari Bumi Sedunia di Belinyu
(IS/Juan Apriansyah)
Suasana peringatan Hari Bumi Sedunia di HKM Kapitan Hijau Pantai Lepar Belinyu, 21-22 April 2019.\ 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Hari Bumi Sedunia diperingati oleh berbagai kalangan di sejumlah penjuru tempat. Seperti yang dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Kapitan Hijau di Kecamatan Belinyu Bangka. Pelaksanan acara oleh KTH melibatkan berbagai pihak.

"Dalam acara memperingati Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada Tanggal 22 April 2019, kami selaku Kelompok Tani Hutan (KTH) Kapitan Hijau mengadakan sedikit kegiatan Go Green yang bertemakan "Tingkatkan Kepedulian Terhadap Alam dan Lingkungan Kia," kata Ketua KTH Kapitan Hijau Belinyu, Juan Apriansyah kepada Bangka Pos, Selasa (23/4/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Minggu (21/4/2019) hingga Senin (22/4/2019) di HKM Kapitan Hijau Pantai Lepar Belinyu.

"Pada acara ini kami menghadirkan sebuah pameran kerajinan dan hobi yang berasal dari alam, yakni bonsai hias berbagai macam jenis dari Komunitas Bonsai Belinyu (KOMBI) dan Kerajinan tangan cangkir dan pot bunga berbahan kayu (Produk Bumdes Berbura)," kata Juan.

Ketua Komunitas Bonsai Belinyu (Kombi), Kak Sul didampingi Juan Apriansyah kepada Bangka Pos, Selasa (24/4/2019) menyatakan dukungan terkait acara ini.

Upaya KTH Kapitan Hijau Belinyu dalam hal promosi pelestarikan tanaman alam liar, menurut Kak Sulit, sangat menarik perhatian berbagai kalangan.

"Apalagi kita tak tahu sampai kapan akan terjaga jika perambahan hutan terus beraktifitas. Jadi sebelum hilang atau rusak ada baiknya kita ambil dan sekalian untuk hobi (Bonsai) agar nanti kita bisa memberikan edukasi untuk mereka yang ingin tahu (Bonsai). Dalam pameran ini kita menampilkan antara lain bonsai jenis Bonsai Sapu, Kuncung dan Bonsai Nasi-Nasi yang begitu terkenal di utara Bangka," katanya.

Sementara itu acara ini dihadiri pelaku kerajinan dari Bumdes Berbura yang menampilkan kerajinan olah tangan yakni Cangkir Kayu Piandang dan Cangkir Akar Pasak Bumi. Cangkir Cangkir ini diyakini sebagai sarana pengobatan alami.

Hadir juga Pejabat Lanal Babel, Polairud Babel, UPIB Belinyu, KPH Bubus Panca, Kecamatan Belinyu, Polsek Belinyu, Koramil Belinyu, PLN Belinyu, Tujuh Kelurahan Sekecamatan Belinyu, Genpi Bangka, Pondok Baca Pelangi dan masyarakat setempat.

(Bangkapos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved