Bib, Ana Akan Pulangkan Antum, Janji Kapitra pada Rizieq Shihab Jika Jokowi Menang Pilpres

Lantaran, ia berjanji akan menjemput Rizieq. Hal itu, juga bagian dari rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

Bib, Ana Akan Pulangkan Antum, Janji Kapitra pada Rizieq Shihab Jika Jokowi Menang Pilpres
Nurmulia Rekso Purnomo/Tribunnews.com
Politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera 

"Sebab pertama saat itu Badan Pemenangan Nasional (BPN) tim Prabowo-Sandi telah memiliki data valid yang diperoleh dari 320 ribu yang disebar di 34 provinsi."

"Kedua, karena saat dilakukan deklarasi kemenangan hampir semua televisi

memblowup quick count yang berisi kebohongan publik dari lembaga survei. Sehingga harus segera dihentikan dengan real count."

"Ketiga, pada saat itu di Twitter dan medsos lainnya telah beredar bahwa dimana-mana terjadi

kecurangan secara masis, sehingga deklarasi kemenangan Prabowo-Sandiaga pada saat itu

sudah dilakukan di waktu yang tepat dengan cara yang tepat," ujar Habib Rizieq.

Dalam video tersebut Habib Rizieq mengungkapkan amanat untuk Prabowo dan beberapa partai koalisinya.

Amanat tersebut berupa larangan untuk Prabowo agar tidak bertemu dengan partai-partai koalisi rezim.

"Dan saya amanatkan kepada Prabowo-Sandi maupun kepada seluruh partai koalisi untuk tidak

melakukan pertemuan dalam bentuk apapun, apalagi melakukan deal-deal dengan partai-partai

koalisi rezim yang melakukan kecurangan di berbagai daerah,"ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga mengatakan bahwa tim Prabowo-Sandi boleh menemui partai-partai

koalisi rezim tersebut apabila mereka mau mengakui kemenangan Prabowo-Sandi serrta mau menghentikan kecurangan pada Pemilu 2019.

"Kecuali kalau mereka datang untuk mengakui kemenangan Prabowo-Sandi, kecuali kalau

mereka menghentikan segala bentuk kecurangan dan ikut bersama kita untuk mengawal hasil pemilu yang jujur dan adil."

"Sekali lagi jangan melakukan pertemuan apapun dengan mereka-mereka yang jadi penjahat demokrasi, karena mereka melakukan

kecurangan secara masif struktural dan sistematis. Dan ini betul-betul satu dosa besar yang sangat berbahaya yang bisa merusak

persatuan dan kesatuan Republik Indonesia," ungkap Habib Rizieq.



Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved