Pemilu 2019

Tak Ada Saksi, Laporan Dugaan Money Politic di Desa Sidoarjo Airgegas Gugur

Beredar kabar adanya oknum Calon anggota DPRD yang tertangkap melakukan money politic di Desa Trans Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan

Tak Ada Saksi, Laporan Dugaan Money Politic di Desa Sidoarjo Airgegas Gugur
bangka pos / anthoni ramli
Komisioner Divisi Hukum, Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Erik SH 

BANGKAPOS.COM  - Laporan kasus dugaan money politic yang terjadi Desa Sidoarjo, Kecamatan Airgegas, Kabupeten Bangka Selatan, tidak berlanjut.

Kendati sebelumnya, pelapor telah menunjukan uang sisa dugaan money politic sebesar Rp 1,9 juta, baju kaos dan contoh surat suara yang menjadi barang bukti dugaan pelanggaran kampanye tersebut.

Komisioner Divisi Hukum, Penindakan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu, Erik membeberkan alasan tidak dilanjutkannya kasus dugaan money politic tersebut lantaran tidak adanya saksi.

"Untuk kasus dugaan money politik yang di desa sidoarjo tidak bisa dilanjutkan karena pelapor tidak bisa menghadirkan saksi. Dan sudah kami tunggu sampai tiga hari kerja, namun pelapor tidak datang juga," ujar Erik di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019)

Diberitakan sebelumnya beredar kabar adanya oknum Calon anggota DPRD yang tertangkap melakukan money politic di Desa Trans Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (16/4/2019) siang.

Dalam informasi tersebut disebutkan jika ada oknum Calon Legislatif (Caleg) tertangkap tangan melakukan serangan fajar.

Bahkan tak tanggung-tanggung barang bukti yang disita polisi mencapai ratusan juta.

"Info e caleg Bangka Selatan ketangkep serangan fajar barang bukti (BB) 150 juta oleh Polres Basel," isi ssalah satu pesan whatsapp yang diterima bangkapos.com, Selasa (16/4/2019).

(Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved