Berita Pangkalpinang

Turun ke Pasar Pangkalpinang Kemendag Soroti Harga 4 Komoditi Bahan Pangan

Jelang Ramadan ini ada beberapa komoditi pangan yang harus menjadi perhatian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Turun ke Pasar Pangkalpinang Kemendag Soroti Harga 4 Komoditi Bahan Pangan
Bangka Pos/Krisyanidayati
Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono. 

BANGKAPOS.COM - Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono mengatakan, jelang Ramadan ini ada beberapa komoditi pangan yang harus menjadi perhatian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakni daging ayam, bawang merah, bawang putih dan sayur lokal.

Oleh karena itu perlu kerjasama dari pelaku usaha dan stakeholder terkait. Pihaknya, tidak melarang pedagang untuk mengambil untung. Namun harus dilakukan secara wajar.

"Harga relatif stabil, secara umum daging ayam, bawang merah, bawang putih dan sayur lokal agak sedikit naik, ada beberapa alasan kebiasan ruwahan, menjelang lebaran kebutuhan meningkat harga naik. Kita harap ini akan segera turun," katanya dalam rapat koordinasi dan identifikasi harga barang kebutuhan pokok menjelang bulan puasa dan hari raya idul fitri tahun 2019, di Hotel Santika, Selasa (23/4/2019).

Ia mengatakan, hal yang perlu diperhatikan ialah memastikan agar transportasi lancar sehingga tidak mengganggu distribusi barang.

"Kita melihat ada kebutuhan yang tadi agak naik, untuk masalah gula memang stok di bulog menipis. Tapi stok gula yang ada di distributor dapat digelontorkan ke pasar, kita minta bulog mendatangkan gula, karena bulog ini sebagai penyanggah," katanya.

Untuk bawang putih, kata dia saat ini dalam proses impor namun diprediksikan dalam waktu dekat akan kembali datang.

"Saty minggu lalu menteri perdagangan sudab mengeluarkan izin impor bawang putih atas rekomendasi kementan agar kebutuhan bawang putih yang menipis bisa segera masuk memenuhi kebutuhan bawang putih di seluruh indonesia," katanya.

Ia menyebutkan, butuh kerjasama semua pihak untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok ini. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan, misalnya dengan memantau harga dan stok. Kedua, memetakan jalur distribusi atau rantai distribusi di Babel, sehingga dapat mengawal kelancaran dari pelabuhan.

"Kami harap dinas bisa identifIkasi stok yang ada di pelaku usaha, koordinasi dengan satgas pangan. Kalau ada pedagang yang nakal dijewer saja," katanya.

Dirinya meminta agar jangan segan memberikan masukan jika diketahui ada komoditi yang lonjakan harganya cukup tinggi.

"Jangan segan informasi ke dinas ,dimana ambil barang, kalau harganya mahal, kami akan coba kendalikan melalui produsen di pusat dan importir agar menyuplai barang jangan tinggi, tapi kalau ditingkat distributornya yang tinggi di tingkat pusatnya enggak, berarti ada spekulan. Ini yang harus kita waspadai," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati) 

 
 

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved