Berita Sungailiat

Direktur Smelter PT PMP Diadili Diduga Tampung Timah Ilegal

Ternyata orang yang diduga sebagai penampung barang ilegal tersebut adalah, Terdakwa Siauw Sui Thin alias Asui, Direktur Smelter PT Panca Mega

Direktur Smelter PT PMP Diadili Diduga Tampung Timah Ilegal
Bangkapos/Deddy Marjaya
Dirkrimsus Kombes Pol Indra Krismayadi bersama penyidik Mabes Polri saat menunjukkan tersangka Asui Direktur PT Panca Mega Persada sebelum diserahkan ke jaksa Rabu (27/2/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kasus pasir timah tangkapan Mabes Polri, enam bulan lalu, berlanjut ke 'meja hijau'. Ternyata orang yang diduga sebagai penampung barang ilegal tersebut adalah, Terdakwa Siauw Sui Thin alias  Asui, Direktur Smelter PT Panca Mega Persada (PMP) di Jelitik Sungailiat Bangka.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas III, Joni dikonfirmasi Bangka Pos, Kamis (25/4/2019) mengatakan, proses sidang sudah bergulir sejak beberapa pekan silam. Direktur PT PMP, Terdakwa Siauw Sui Thin alias Asui telah dihadirkan ke kursi pesakitan guna mendengarkan isi surat dakwaan jaksa di persidangan.

"Ketika itu, saat sidang agenda dakwaan, Jaksa Penuntut Umum telah membacakan surat dakwaan. Inti dakwaan jaksa menyatakan Terdakwa Siauw Sui Thin alias Asui diancam dengan pidana dalam Pasal 161 Undang-Undang Nomor  4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara (Minerba)," kata Joni.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim PN Sungailiat, Sarah Louis Siamanjuntak berjalan lancar. Ketua majelis didampingi dua orang anggota majelis hakim masing-masing, Oloan Exodus Hutabarat dan Benny Yoga Dharma.

"Majelis (Hakim), Sarah Louis.S,SH,M.Hum, anggota (Majelis) Oloan E.Hutabarat,SH,MH dan Benny Yoga.D,SH,MH," katanya.

Dijelaskan Joni, perkara tersebut sudah beberapa kali sidang. Setelah agenda dakwaan, agenda dilanjutkan pemeriksaan para saksi dan ahli.

Sidang juga dilanjutkan dalam agenda pemeriksaan Terdakwa Siauw Sui Thin alias Asui.

"Terdakwa Siauw Sui Thin alias Asui merupakan terdakwa dalam perkara  ini. Terdakwa itu pekerjaannya sebagai Direktur PT Panca Mega Persada (PMP). Agenda sidang sebelumnya pemeriksaan terdakwa dan selanjutnya untuk memberi kesempatan kepada penuntut umum menyiapkan tuntutan. Sidang ditunda dua pekan ke depan," kata Joni memastikan, bos pabrik peleburan (smelter) pasir timah yang dimaksud tinggal menunggu tuntutan jaksa.

Dilansir sebelumnya disebutkan, pasir timah kering sebanyak sembilan kantung besar (bag) diamankan.

Hasil tambang sekitar sembilan ton itu diangkut ke Polres Bangka dalam sebuah truk warna kuning Mitshubishi Coltdiesel Nopol BN 8036 QB, Kamis (11/10/2018).

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved