Berita Pangkalpinang
Menteri Susi Tampil Nyentrik Saat Hadir di Sidang Pleno AFEBI XVI di Babel
BUKAN Menteri Susi Pudjiastuti namannya, kalau penampilannya sama dengan menteri-menteri lain di Kabinet Indonesia Kerja 2014-2019.
Penulis: Dedy Qurniawan | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM-- BUKAN Menteri Susi Pudjiastuti namannya, kalau penampilannya sama dengan menteri-menteri lain di Kabinet Indonesia Kerja 2014-2019. Setidaknya ini kembali terlihat saat Susi hadir pada sidang pleno Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (AFEBI) XVI di Soll Marina Hotel, Bangka Tengah, Kamis (25/4/2019) pagi.
Menteri yang memang dikenal kerap tampil nyentrik ini mengenakan dress selutut bergaris vertikal. Mengenakan kacamata berframe bulat, rambutnya dikuncir 'kuda'.
Sepatu sandal hitam berhak tinggi ia kenakan. Tampak jelas tato berwarna hitam di kaki kanannya.
Tangan Susi menghentak-hentak saat suara serak khasnya itu memaparkan dan menegaskan pandangan dan kebijakannya mengenai keluatan dan perikanan di Indonesia. Kadang bahasa Indonesia-nya diselipi bahasa Inggris.
Seluruh peserta sidang pleno AFEBI XVI tampak fokus mengarahkan padangan mereka pada Susi yang praktis menjadi bintang pada acara ini. Dia bicara sekitar satu jam pada acara ini.
Susi juga menyentil sejumlah pandangan dan kebijakan yang ia anggap keliru pada sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. "Hari ini apapun waktunya saya akan datang. Karena saya bicara di depan pakar-pakar bisnis dan ekonomi. Sudah saatnya kita mengubah hal-hal yang tidan efektif dan efisien," kata Susi.
Sidang Pleno AFEBI (Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis) XVI mengangkat tema Ekowisata Bahari sebagai Solusi Pertumbuhan Ekonomi menuju Sustainable Development. Sebanyak 76 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan 209 pejabat civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Indonesia dilaporkan hadir pada sidang ini.
Ketua Dewan Pengurus AFEBI Suharnowo mengatakan, pleno digelar sebagai satu di antara persiapan mengahdapi Revolusi Industri 4.0.
"Tidak hanya sekadar akuntasi manajemen dan ilmu ekonomi, tetapi ke depan kami akan membuka bisnis digital," ujarnya.
"Agar lulusan-lulisan kami relevan dengan zaman," kata dia. (Bangkapos.com/Deddy Qurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/susi-1.jpg)