Breaking News:

Kriminal

Pembunuh Domi Kupang Segera Diadili

Kasus kematian Domi Kupang, mandor pabrik bata di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka, segera naik ke meja hijau.

net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM-- Kasus kematian Domi Kupang, mandor pabrik bata di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Bangka, segera naik ke meja hijau. Penyidik Polsek Merawang telah menyerahkan berkas perkara dan juga Tersangka Pelakunya, Rizal (40) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka di Sungailiat.

"Berkas perkara pembunuhan yang menyebabkan korban, Domi Kupang tewas, sudah kita serahkan ke jaksa," kata Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Merawang, Iptu R Guzel ditemui bangkapos.com, Kamis (25/4/2019) di Sungailiat.

Pelimpahan perkara berawal saat jaksa penuntut umum Kantor Kejari Bangka menyatakan berkas perkara pembunuhan yang disusun Penyidik Polsek Merawang, lengkap (P21). Seiring agenda P21, penyidik kepolisian sektor setempat kemudian menyerahkan barang bukti berupa pisau, alat membunuh, celana dalam korban dan bukti lainnya.

"Kita juga menyerahkan Tersangka Rizal kepada Jaksa Kantor Kejari Bangka di Sungailiat. Seiring agenda tahap dua yang dimaksud, status Tersangka Rizal kini menjadi tahanan pihak kejaksaan. Berikutnya jaksa yang akan melimpahkan perkara ini ke pengadilan guna proses sidang," tegas kapolsek memastikan, telah menjerat Tersangka Rizal mengunakan Pasal 338 KUHP junto Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang perbuatan menghilangkan nyawa orang lain dan atau melakukan penganiayaan yang mengakibatkan mati.

Disebutkan sebelumnya, Rizal (40), Warga asal Sumatera Selatan (Sumsel) kalap. Sebilah pisau ia hujamkan ke tubuh korban, Dominggus Sae alias Domi Kupang (35), warga asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)., Berprofesi mandor pabrik bata di Desa Balunijuk. Setelah itu, pelaku melarikan diri ke sebuah hutan kebun di sekitar Dusun Satu Desa Balunijuk Merawang Bangka.

Tapi keesokan harinya, Sabtu (23/2/2019) pagi, jejak pelaku diketahui polisi.  Sementara itu  tim identifikasi Satreskrim Polres Bangka saat melakukan pemeriksaan, menemukan sekitar 12 tusukan di tubuh korban, mulai tangan, rusuk kiri dan rusuk kanan, perut hingga dada. (Bangkapos.com/Ferylaskari)

Penulis: Fery Laskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved