Ramadan

Soal Tradisi Mandi Belimau Sambut Ramadan, Ustaz Abdul Somad Sebut Haram Jika Begini

Dia menyebutkan tradisi Melayu tidak lepas dari agama Islam. Termasuk mengenai mandi belimau menjelang bulan puasa Ramadhan

Soal Tradisi Mandi Belimau Sambut Ramadan, Ustaz Abdul Somad Sebut Haram Jika Begini
kolase/ Instagram
Ustaz Abdul Somad saat mengisi tausiyah. 

mandi belimau di dalam hutan pakai jeruk, asam. Kenapa mereka mandi di sungai, karena rumah dekat sungai. Kok pakai limau,
ya untuk membersihkan tubuh."

"MUI bilang haram, haramnya di mana mandi belimau. Ternyata saat ada mandi belimau, diundang artis keyboard (orgen) tunggal lalu joget-joget, itu yang haram.

Jangan sampai bilang nenek moyang kita tidak berilmu. Haram kalau laki-laki dan perempuan bukan muhrim mandi bersama di

sungai, ada orgen. Ini local wisdom, tidak ada kaitan lain. Kalau disebutkan tidak mandi (belimau) maka puasa tidak sah itu baru
tidak boleh," kata Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad mencontohkan peristiwa lain.

Sebelum Nabi Muhammad datang, orang Arab jahiliah biasa melakukan budaya potong kambing saat kelahiran.

Lalu, darah kambing diusap ke kepala anaknya yang baru lahir.
Ketika Nabi Muhammad datang, dia membuang tradisi yang kotor itu.

"Tidak ada lagi darah kambing diusap ke kepala anak baru lahir. Potong kambing tetap, daging dimasak dan dibagikan kepada tetangga. Ambil yang baiknya," ungkapnya.

Ustaz Abdul Somad pernah ceramah di empat tempat selama dua hari di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hari pertama Ustaz Abdul Somad bertausiah di Masjid Al Huda Kampung Melintang, Kota Pangkalpinang, Rabu (6/12/2017) malam.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved