Berita Pangkalpinang

Ingin Seperti Jepang, Seluruh Kantor Lingkungan Pemprov Babel Diminta Miliki Peta Jalur Evakuasi

Setiap kantor di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta untuk memiliki peta jalur evakuasi.

Ingin Seperti Jepang, Seluruh Kantor Lingkungan Pemprov Babel Diminta Miliki Peta Jalur Evakuasi
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
Peserta dekrlarasi HKB ke-2 di lingkungan Pemprov Babel, Jumat (26/4/2019). 

BANGKAPOS.COM - Setiap kantor di lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diminta untuk memiliki peta jalur evakuasi. Ini merupakan satu di antara poin dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) ke-2 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Babel, Jumat (26/7/2019) pagi.

Peringatan HKB II Pemprov Babel diperingati dengan deklrasi kesiapsiagaan oleh ratusan pegawai Pemprov Babel yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Babel Yan Megawandi.

"Deklarasi ini lebih ditujukan untuk membuat awarness bagi semua orang apabila terjadi bencana Untuk menyelematkan dirinya sendiri dulu, baru kemudian orang lain," kata Yan Megawandi seusai deklarasi.

Jepang, kata Yan, memiliki potensi bencana yang tinggi. Tetapi korban jiwa sangat minim karena kesiapsiagaan bencana sudah dipahami hampir setiap masyarakat Jepang.

"Sehingga kapanpun bencana terjadi mereka selalu siaga. Kami juga ingin hal seperti ini bisa diwujudkan di Babel," kata Yan

Menurutnya, bencana kerap menimbulkan korban karena ketidakpahaman dan kesalahan mengambil tindakan. Karena itu kesiapsiagaan bencana menjadi penting.

Sosialisasi kepada seluruh perangkat daerah juga telah dilakukan BPBD Babel.
Dia juga meminta, seluruh kantor OPD menyiapkan peta jalur evakuasi dan menyepakati Standar Operasional Prosedur jika terjadi bencana.

" Kalau di hotel-hotel itu ada peta jalur evakuasinya, saya minta seluruh gedung ada jalur evakuasinya sebagai tanda bahwa kita memilki rencana apabila terjadi bencana, kebakaran, gempa bumi, yang semua tidak kita harapakan tetapi bisa saja terjadi," kata Yan.

Yan mengatakan, prioritas pertama mereka jalur evakuasi ini memang baru sebatas bangunan-bangunan milik pemerintah. Selanjutnya sosialisasi dan permintaan serupa akan disampaikan kepada bangunan-bangunan swasta hingga ke sekolah-sekolah.

"Tentu saja harus dibarengi dengan memancing masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, kami akan siapkan kegiatan kegiatan ini sehingga masyrakat bisa ikut dan paham akan kesiapsiagaan ini," ujarnya.

Peringatan HKB jatuh jatuh pada setiap 26 April setiap tahunnya. Tahun ini, HKB di Babel dipusatkan di Bangka Barat.

Pada HKB kali ini, BPBD Babel mengimbau melakukan sumulasi mandiri secara serentak pada hari ini, pemeriksaan alat-alat keselematan di kantor, sekolah, dan di lapangan terbuka, serta melakukan deklarasi kesiapsiagaan bencana oleh pemerintah dan masyarakat.

"Deklarasi ini bertujuan untuk mengedukasi diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya peneyelamatan diri," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Babel Mulyadi. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved