Kak Seto Tak Sepakat Penyebutan Penis Itu 'Burung', Begini Edukasi yang Lebih Santun

Salah satu isu besar dalam seks edukasi di negara kita adalah bahwa informasi tentang seks masih dwanggap sebagai tabu.

Kak Seto Tak Sepakat Penyebutan Penis Itu 'Burung', Begini Edukasi yang Lebih Santun
Rizki Ramadan
Sex Education 

BANGKAPOS.COM - Satu isu besar dalam seks edukasi di negara kita adalah bahwa informasi tentang seks masih dwanggap sebagai tabu. 

Padahal, sebagai suatu fenomena biologis, seks perlu banget diketahui. Apalagi bagi kita para remaja yang beranjak dewasa.

Kalau nggak ada yang mengajarkan, bisa-bisa belajar dengan "cara" sendiri. Gawat, tuh. 

Menurut Kak Seto, tabu-tabu dalam pembahasan tentang seks itu mesti dihilangkan.

Salah satunya dengan menjelaskan organ-organ seksual pada tubun kita secara lugas, tanpa kiasan. 

Skandal Intim Ariel dan Cut Tari Dibongkar Hotman Paris Terjadi Berkali-kali hingga Perasaan Suami

"Seperti diajarkan. 'Ini lho telinga, mata, kuping, dan mulut'. Cuma, ketika menyebut penis, orang tua umumnya lebih memilih istilah 'burung'. Kenapa? Karena merasa tabu! Ini keliru. Harusnya orang tua menggunakan istilah medis seperti, 'Ini penis..., ini vagina.'," beber pencipta karakter Si Komo ini.

Nah, selanjutnya pengetahuan yang lebih luas baru di dapat dari sekolah! Sama seperti narkoba, seks juga harus diinformasikan bagaimana efek penyalahgunaannya.

Mungkin bisa jadi bagian dalam mata pelajaran. 

Artikel ini telah tayang di https://hai.grid.id/read/07606553/menurut-kak-seto-kita-nggak-perlu-menyebut-penis-dengan-istilah-burung-ini-alasannya

Editor: ediyusmanto
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved