Berita Pangkalpinang

Yayasan Rudi Center Berangkatkan 4 Penderita Katarak ke RS Mata Ciconde Bandung

Empat penderita katarak mendapat rujukan ke Rumah Sakit Mata Ciconde di Bandung. Keberangkatan penderita katarak ini didampingi Yayasan Rudi Center

Yayasan Rudi Center Berangkatkan 4 Penderita Katarak ke RS Mata Ciconde Bandung
Bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Tiga orang penderita katarak dari Bangka akan dirujuk ke RS Mata Cicondo Bandung. Berangkat dari Bandara Depati Amir, Minggu (28/4/3019). 

BANGKAPOS. COM-- Empat penderita katarak mendapat rujukan ke Rumah Sakit Mata Ciconde di Bandung.
Keberangkatan penderita katarak ini didampingi Rafika dari Yayasan Rudi Center.

Tiga orang penderita dari Bangka yakni Andri Maulana ( 2 tahun) asal Bangka Selatan, Nadila (9 tahun) Bangka Tengah dan Bagas Adji (17 tahun) Pangkalpinang berangkat melalui Bandara Depati Amir, Minggu (28/4).

Sedangkan Arsy Septiani (8 bulan) dari Membalong Belitung berangkat, Minggu (28/4) melalui Bandara HAS Hanandjoeddin Kabupaten Belitung.

Direktur Rudi Center, Imam Wahyudi memberikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat yang membantu operasi katarak dari awal hingga saat ini.

"Empat penderita katarak ini, dirujuk ke RS Mata Ciconde merupakan pasca kegiatan operasi katarak yang dilakukan di Bangka dan Belitung masih menyisakan pasien yang belum bisa dioperasi di Bangka maupun di Belitung," jelas Imam.

Dimana kata Imam karena peralatan terbatas dan teknis lainnya. Dikemukakan Imam, bahwa Yayasan Rudi Center, memberangkatkan empat orang dari Bangka Belitung. Ada 3 orang dari Bangka dan 1 orang dari Belitung.

Imam berharap agar dalam pelaksanaan operasi katarak di RS Ciconde diberikan kemudahan dan kelancaran.

Orangtua keluarga penderita katarak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rudianto Tjen Yayasan Rudi Center yang telah membantu untuk pelaksanaan operasi.

"Alhamdulillah ada bantuan dari Rudianto Tjen, karena kalau mau operasi tidak ada dana," ungkap Mustaridi orangtua Nadila (9).

Mustaridi ia merasa terbantu dengan adanya Rudi Center yang dipimpin Rudianto Tjen. Menurut Mustaridi, baru diketahui ada kelainan pada mata pada usia 1 tahun.

Halaman
12
Penulis: agusrya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved