Bangka Barat Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana

PEMERINTAH Kabupaten Bangka Barat melaksanakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)

Bangka Barat Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana
IST
PEMERINTAH Kabupaten Bangka Barat melaksanakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 

BANGKAPOS.COM--PEMERINTAH Kabupaten Bangka Barat melaksanakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), Jumat (26/4) di Kampung Iklim Teluk Rubiah Kecamatan Muntok.

Kegiatan HKB ini dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia setiap tanggal 26 April Dan pelaksanaan HKB ini merupakan pelaksanaan tahun kedua di Bangka Barat.

Dalam peringatan HKB tersebut turut dihadiri Bupati Bangka Barat, Kepala Basarnas Provinsi Babel Danang Priandoko, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Babel, unsur forkopimda Bangka Barat, Sekda Bangka Barat, BMKG Pangkalpinang, PT Timah Tbk, sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, para perusahaan sawit dan penggerak usaha, anggota TRC Provinsi Babel, PMI Bangka Barat, Orari, Rapi, serta para relawan BPBD dan Tagana Bangka Barat.

Dalam sambutannya Bupati Bangka Barat Markus, SH mengungkapkan bahwa tujuan peringatan HKB ini adalah untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana dengan cara mengajak semua pihak, terutama masyarakat untuk latihan kesiapsiagaan bencana.

“Sesuai dengan tema HKB tahun ini adalah kesiapsiagaan dimulai dari diri kita, keluarga dan komunitas. Karena dari beberapa pengalaman yang paling menentukan adalah penguasaan pengetahuan penyelamatan yang dimiliki oleh diri sendiri, keluarga serta komunitas,” kata Markus.

Markus juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Bangka Barat agar bersama-sama menjaga lingkungan jangan sampai rusak, niscaya alam juga akan menjaga kita.

Sementara itu Kepala Dinas Satpol-PP Penanggulangan Bencana dan Damkar Kabupaten Bangka Barat, Sidharta Gautama mengungkapkan bahwa kegiatan ini terlaksana atas partisipasi aktif dari tiga komponen atau tiga pilar yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.

“Kegiatan HKB tahun ini sengaja diambil di daerah pantai karena Bangka Barat merupakan daerah yang dominan dari segi bencananya adalah banjir. Selain itu kegiatan HKB ini dibagi dalam beberapa kegiatan pertama pengujian sirine peringatan dini bencana secara serentak, simulasi evakuasi bencana dan penanaman pohon mangrove,” paparnya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Babel Mikron Antariksa mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan mengatakan pentingnya mengedukasi masyarakat dalam menangani bencana.

“Setiap tahun di Babel selalu ada bencana alam yang terjadi, karenanya melalui HKB ini latihan dan simulasi penanganan bencana sangat penting,” kata Mikron.

Di sela kegiatan Bupati Bangka Barat beserta Kepala Basarnas, Kepala Pelaksana BPBD Babel, Sekda Bangka Barat berserta tamu undangan lainnya menyaksikan simulasi evakuasi korban bencana banjir yang diperagakan oleh para relawan. Bupati Bangka Barat juga menerima cinderamata dari Kepala Basarnas Babel.

Sekretaris Daerah Bangka Barat Drs H Yunan Helmi, M.Si ditemui di sela kegiatan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan semua unsur terkait atas dukungan, partisipasinya terhadap pelaksanaan kegiatan acara tersebut, sehingga dapat terlaksana dengan lancar.

(adv/Humas Pemkab Bangka Barat/may)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved