Berita Pangkalpinang

Gubernur Babel Klaim Telah Lakukan Ini untuk Narapidana di Babel

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyambut baik kerjasama pendidikan jarak jauh yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkuham

Gubernur Babel Klaim Telah Lakukan Ini untuk Narapidana di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Konferensi Pers Kanwil Kemenkuham usai upacara peringatan Hari Bhakti Permasyrakatan ke 55, di ruang Transit Pemprov Babel, Senin (29/4/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyambut baik kerjasama pendidikan jarak jauh yang dilakukan oleh Kanwil Kemenkuham Babel dengan Universitas Terbuka Pangkalpinang, Senin (29/4/2019).

Erzaldi mengatakan, lembaga pemasyarakatan (lapas) memiliki tugas memberikan pembinaan bagi warga binaan yang kebebasannya dibatasi tapi hak-hak tidak dibatasi hanya diatur.

"Pemerintah Babel telah melakukan MoU dengan kegiatan seperti ini misalnya MoU hak warga binaan untuk mendapatkan pendidikan, mereka harus siap mengimplementasikan setelah mereka bebas sudah siap membaur dengan masyarakat dengan bekal ilmu yang dimiliki," kata Erzaldi saat konferensi pers peringatan Hari Bakti Permasyrakatan, Senin (29/4/2019).

Tak hanya itu, kata Erzaldi sebagai bentuk dukungan lainnya pemerintah Provinsi melaui dinas UMKM Babel juga telah melakukan pembinaan membuat produk bagi warga binaan.

"Tadi saya sudah tandatangani pola batik yang diciptakan warga binaan. Ini juga terus berlanjut, luar biasa mereka mendapatkan pendidikan di Lapas ini segera diatur antara lapas dan UT," tambahnya.

Dikatakan Erzaldi, pihaknya juga telah memulai mengirim guru ngaji ke beberapa lapas, komunitas dongeng menjadi mitra dengan lapas anak.

Lebih lanjut, pihaknya juga melakukan terobosan untuk lapas anak, dimana nantinya untuk berbuka puasa tanggal 8 Mei yang biasanya digelar di rumah dinas Gubernur ini akan dilaksanakan di Lapas anak sebagai bentuk perhatian.

"Provinsi juga mengundang stakeholder, misalnya ada salah satu SMK di Babel merevarasi bangku sekolah sekitar 40 unit, untuk diserahkan ke lapas anak untuk belajar," katanya.

Erzaldi menyadari, persoalan yang terkadu di Lapas sanga kompleks, sehingga perlu sinergisitas semua pihak untuk bahu membahu dalam pembinaan narapida.

"Kami sangat berharap warga binaan ini betul-betul dibina, tapi jangan sampai kebablasan. Pembinaan ini Kumham sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

 

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved