Kelelahan Saat Pengamanan Pemilu dan Punya Riwayat Darah Tinggi, IPTU Yuslim 6 Hari Koma

IPTU Yuslim Gempa terbaring di rumah sakit Bhakti Timah (RSBT), setelah tidak sadarkan diri saat menjalankan tugas mengamankan pemilu serentak 2019.

Kelelahan Saat Pengamanan Pemilu dan Punya Riwayat Darah Tinggi, IPTU Yuslim 6 Hari Koma
bangkapos.com
IPTU Yuslim 6 Hari Koma, istri hanya bisa berdoa 

BANGKAPOS.COM-- IPTU Yuslim Gempa terbaring di rumah sakit Bhakti Timah (RSBT), setelah tidak sadarkan diri saat menjalankan tugas mengamankan pemilu serentak 2019.

Derai air mata mengalir dari Rosmi, istri dari IPTU Yuslim Gempa yang melihat sang suami sudah 6 hari tak sadarkan diri.

IPTU Yuslim Gempa masuk RSBT pada 24 April 2019 setelah dibawa pihak keluarga dan diketahui memiliki riwayat darah tinggi.

"Kita tidak tau apa-apa, tiba-tiba bapak di rumah sakit. Bapak memang punya riwayat darah tinggi dan tidak bisa begadang. Kalau begadang ya sakit, minta doa juga semoga bapak cepat sembuh dan sadarkan diri," ujar Rosmi dengan air mata membasahi pipinya.

Berdasarkan pengakuan Rosmi, IPTU Yuslim Gempa sedang melakukan rawat jalan terhadap penyakit darah tinggi. Saat ini IPTU Yuslim masih berada di ruang ICU guna mendapatkan pertolongan.

Sebelumnya IPTU Yuslim pada 22 April 2019 sudah meminta izin untuk istirahat, namun berselang 2 hari IPTU Yuslim tak sadarkan diri di rumahnya dan dibawa ke RSBT.

"Di PPK Rangkui pada tanggal 22 April 2019, dia sudah meminta izin untuk istirahat karena tensinya tinggi. Kita sudah berikan izin untuk berobat, tapi dapat kabar tanggal 24 itu beliau masuk rumah sakit," ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Sahbaini saat ditemui disela kunjungannya.

Diketahui IPTU Yuslim Gempa merupakan Kasat Tahti Polres Pangkalpinang. Pada saat Pemilu ia ditugaskan untuk pengamanan di Kecamatan Rangkui.

"Kelelahan karena beliau itu awalnya ditugaskan sebagai perwira pengendalian di PPS, lalu digeser ke PPK. Perpindahan ini secara langsung jadi tidak ada istirahat, ya mungkin ini jadi faktor mengapa kelelahan. Untuk tugasnya pengamanan PPK itu menyisakan 2 hari lagi tapi waktu itu diizinkan istirahat ya untuk mencegah hal seperti ini terjadi," kata Kompol Sahbaini.

Sementara itu Kombes Pol Djoko Erwanto selaku Wakapolda Bangka Belitung berserta jajaran Polres Pangkalpinang mengetahui keadaan IPTU Yuslim Gempa menjenguk keadaannya di RSBT.

"Tadi dokter bilang keadaan beliau sudah semakin baik, jadi doakan saja semoga beliau cepat sadarkan diri," ujar Kombes Pol Djoko Erwanto.

(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved