Pemilu 2019

Polisi yang Gugur Amankan Pemilu Jadi 19 Orang, Terakhir Kasat Tahti Polres Pangkalpinang

Iptu Yuslim Gempa meninggal dunia setelah sempat 3 hari koma, ia menghembuskan nafas terakhir pukul 14.20 di rumah

Polisi yang Gugur Amankan Pemilu Jadi 19 Orang, Terakhir Kasat Tahti Polres Pangkalpinang
polri.go.id
Logo Polri 

BANGKAPOS.COM--Jumlah prajurit Bhayangkara yang meninggal dunia saat bertugas mengamankan Pemilu 2019 bertambah jadi 19 orang dengan meninggalnya Kasat Tahti Polres Pangkalpinang Polda Kep Babel Iptu Yuslim Gempa, Senin (29/4/2019).

Iptu Yuslim Gempa meninggal dunia setelah sempat 3 hari koma, ia menghembuskan nafas terakhir pukul 14.20 di rumah sakit Bhakti Timah, Senin (29/4).

Reza Angkasa Pahlevy (27) selaku anak pertama dari 3 bersaudara dari almarhum mengatakan, Almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Iptu Yuslim 6 Hari Koma, istri hanya bisa berdoa
Iptu Yuslim 6 Hari Koma, istri hanya bisa berdoa (bangkapos.com)

"Bapak itu tidak pernah mengeluh, cuma kemaren sempat dia sakit. Sakit itu sudah dikasih tau ibu saya, 2 hari itu udah sempat dibawa ke klinik. Pada hari Jum'at itu mata sudah gelap, itu juga adek yang ngabarin lalu dibawa ke UGD lalu ke ICU," ujar Reza yang bersikap tegar menahan air mata.

Sebelumnya Iptu Yuslim pada 22 April 2019 sudah meminta izin untuk istirahat, dan sudah mendapatkan izin untuk melakukan pengobatan.

"Saat itu dia bertugas di PPK Rangkui pada tanggal 22 April 2019, dia sudah meminta izin untuk istirahat karena tensinya tinggi. Kita sudah berikan izin untuk berobat, tapi dapat kabar itu beliau masuk rumah sakit," ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Sahbaini saat ditemui di RSBT.

Diketahui Iptu Yuslim Gempa merupakan Kasat Tahti Polres Pangkalpinang.

Pada saat Pemilu ia ditugaskan untuk pengamanan di Kecamatan Rangkui.

"Kelelahan karena beliau itu awalnya ditugaskan sebagai perwira pengendalian di PPS, lalu digeser ke PPK. Perpindahan ini secara langsung jadi tidak ada istirahat, ya mungkin ini jadi faktor mengapa kelelahan.

Untuk tugasnya pengamanan PPK itu menyisakan 2 hari lagi tapi waktu itu diizinkan istirahat ya untuk mencegah hal seperti ini terjadi," kata Kompol Sahbaini.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved