Berita Pangkalpinang
Tiga Hari Koma, Alm Iptu Yuslim Gempa Hembuskan Nafas Terakhir.
Setelah tiga hari koma, Alm Iptu Yuslim Gempa hembuskan nafas terakhir pukul 14.20 di rumah sakit Bhakti Timah, Senin (29/4).
BANGKAPOS.COM-- Setelah tiga hari koma, Alm Iptu Yuslim Gempa hembuskan nafas terakhir pukul 14.20 di rumah sakit Bhakti Timah, Senin (29/4).
Reza Angkasa Pahlevy (27) selaku anak pertama dari 3 bersaudara dari almarhum mengatakan, Almarhum memiliki riwayat penyakit hipertensi.
"Bapak itu tidak pernah mengeluh, cuma kemaren sempat dia sakit. Sakit itu sudah dikasih tau ibu saya, 2 hari itu udah sempat dibawa ke klinik. Pada hari Jum'at itu mata sudah gelap, itu juga adek yang ngabarin lalu dibawa ke UGD lalu ke ICU," ujar Reza yang bersikap tegar menahan air mata.
Sebelumnya IPTU Yuslim pada 22 April 2019 sudah meminta izin untuk istirahat, dan sudah mendapatkan izin untuk melakukan pengobatan.
"Saat itu dia bertugas di PPK Rangkui pada tanggal 22 April 2019, dia sudah meminta izin untuk istirahat karena tensinya tinggi. Kita sudah berikan izin untuk berobat, tapi dapat kabar itu beliau masuk rumah sakit," ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Sahbaini saat ditemui di RSBT.
Diketahui IPTU Yuslim Gempa merupakan Kasat Tahti Polres Pangkalpinang. Pada saat Pemilu ia ditugaskan untuk pengamanan di Kecamatan Rangkui.
"Kelelahan karena beliau itu awalnya ditugaskan sebagai perwira pengendalian di PPS, lalu digeser ke PPK. Perpindahan ini secara langsung jadi tidak ada istirahat, ya mungkin ini jadi faktor mengapa kelelahan. Untuk tugasnya pengamanan PPK itu menyisakan 2 hari lagi tapi waktu itu diizinkan istirahat ya untuk mencegah hal seperti ini terjadi," kata Kompol Sahbaini. (Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/yuslim.jpg)