Berita Bangka Barat

VIDEO : Udang Ketok Disukai Warga Hongkong, Kini Jadi Buruan Nelayan Bangka

Diakuinya, Udang Kelipan yang laku dijual harus dalam keadaan hidup yang ditangkap menggunakan jaring.

BANGKAPOS.COM - Para nelayan binaan Koperasi Nelayan Mitra Sahabat Bahari Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat (Babar) yang beroperasi di perairan laut Teluk Kelabat saat ini sedang musim menangkap Udang kelipan atau Udang Ketak atau Udang Ketok.

"Alhamdulillah lumayan hari ini cukup banyak hasil tangkapan udang kelipan nelayan anggota koperasi kami," kata Thamrin, Ketua Koperasi Nelayan Mitra Sahabat Bahari Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat (Babar), Minggu (28/04/2019).

Diungkapkannya, pihak koperasi membeli hasil tangkapan Udang Kelipan dari nelayan berdasarkan ukuran (size) udang yang didapatkan, yakni tipe A, B, C dan K.

"Kalau udang itu kami beli dari nelayan sesuai ukuran, kalau ukuran panjang 24 cm itu masuk tipe harganya Rp 100.000 per ekor dan ukuran udang paling kecil atau tipe K harganya Rp 10.000 per ekor," ujar Thamrin.

Diakuinya, Udang Kelipan yang laku dijual harus dalam keadaan hidup yang ditangkap menggunakan jaring.

"Kalau kami menjualnya ke Jakarta dikirim via cargo pesawat, sementara ini harga udang tergantung pasaran di Jakarta," jelasnya.

Ditambahkannya, sementara ini untuk pemanfaatan Udang Kelipan ini oleh pembeli di Jakarta tidak diketahui pasti, apakah untuk dimasak atau dimakan konsumen Jakarta ataukah diekspor ke negara lain.

"Tetapi katanya mereka juga ada yang diekspor ke negara tujuan yakni Hongkong itu informasi yabg kita dapat. Untuk masalah ekdpor sendiri, kami belum sampai ke situ dan belum ada jalurnya," imbuhnya.

Diungkapkannya, Udang Kelipan atau Udang Ketok ini bagi masyarakat lokal sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomis, karena tidak laku dijual.

"Kulit udang ini keras dan isinya sedikit, apalagi yang ukuran kecil. Dulu udang ini dianggap pengganggu jaring nelayan tapi Alhamdulillah sekarang ini punya nilai ekonomi tinggi dan sangat laku dijual di pasar Jakarta bahkan katanya sudah diekspor ke luar negeri," tukasnya.

Diakuinya, sampai sekarang untuk masyarakat lokal cara mengkonsumsinya cuma direbus atau dimasak dengan bumbu lainnya.

"Katanya manfaat Udang Kelipan ini Kadar gizinya bisa untuk penambahan kecerdasan IQ, cuma kalau di Hongkong katanya kulit udang yang keras ini bisa diolah mereka menjadi lembut sehingga bisa dimakan dengan kulitnya," ungkap Thamrin. (Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved