Berita Bangka Tengah

Warga Resah Pemukiman Banjir, Tim Gabungan Hentikan Tambang TI Ponton

Berawal dari laporan warga setempat, tambang ilegal di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, dihentikan tim gabungan.

Warga Resah Pemukiman Banjir, Tim Gabungan Hentikan Tambang TI Ponton
Ist
Tim gabungan melakukan penertiban tambang ilegal di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (29/4/2019). 

BANGKAPOS.COM-- Berawal dari laporan warga setempat, tambang ilegal di Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, dihentikan tim gabungan.

Tim Gabungan yang terdiri dari Polsek Pangkalan Baru, Pol PP Kecamatan Pangkalan Baru dan Pemerintah Desa Beluluk, turun langsung ke lokasi TI untuk menghentikan kegiatan tambang ilegal.

Berdasarkan pantauan, lokasi TI ilegal tidak jauh dari dari pemukiman warga, bahkan keberadaan TI kerap mengundang banjir jika hujan turun lebat.

Sementara itu Kepala Desa Beluluk Toni mengatakan, bahwa TI jenis ponton yang beroperasi di wilayahnya adalah ilegal.

"Mereka nekad menambang dan aktivis ini tidak mempunyai izin, kami sudah sering memperingati tapi tidak digrubis, bahkan ini sudah kali ke tiga dilakukan razia sebelumnya pihak Polres Pangkalpinang dan tim gabungan juga pernah razia di lokasi ini," kata Toni.

Lebih lanjut Toni mengungkapkan bahwa lahan yang di garap pekerja tambang bukan lahan desa seperti yang di klaim penambang.

"Bukan lahan desa, ini jelas ilegal tidak ada izin penambangan yang kami keluarkan," tegas Toni.

Saat tim gabungan melakukan penertiban, seorang ibu-ibu mendatangi tim gabungan untuk meminta agar TI Ponton tidak lagi beroperasi di wilayah Desa Beluluk.

"Imbasnya bukan hanya di Desa Beluluk, tapi pada saat hujan, air meluap dan membanjiri wilayah pemukiman penduduk di RT 09 RW 04 yang berbatasan dengan Desa Beluluk," jelas Ida.

Pada aksi penertiban tersebut, tim gabungan mengamankan satu unit mesin TI dan dibongkar petugas gabungan lalu selanjutnya diamankan ke Polsek Pangkalan Baru. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved