Pemilu 2019

12 Petugas KPPS dan PPK di Babel Sakit Karena Kelelahan, Dua Petugas Alami Kecelakaan

Ketua KPU Babel Davitri mengatakan, hingga hari ini, ada 12 petugas Pemilu 2019 di jajarannya di berbagai tingkatan yang sakit

12 Petugas KPPS dan PPK di Babel Sakit Karena Kelelahan, Dua Petugas Alami Kecelakaan
Rizky Irianda Pahlevy
Reza didampingi sang ibu menaburkan kembang di atas kubur Alm Iptu Yuslim Gempa, Selasa (30/4). 

BANGKAPOS.COM- Ketua KPU Babel Davitri mengatakan, hingga hari ini, ada 12 petugas Pemilu 2019 di jajarannya di berbagai tingkatan yang sakit selama menjalankan tugas. Selain itu ada juga dua petugas yang mengalami kecelakaan selama menjalankan tugas.

Mereka terdiri dari petugas KPPS dan PPK. "Sampai hari ini, informasi yang kami terima, ada 12 yang sakit, dua kecelakaan. Itu informasi yang disampaikan kepada kami. Semuanya karena kelelahan saat menjalankan tugas," kata Davitri, Selasa (30/4/2019).

KPU akan mendata para petugas sebagai panitia ad hoc Pemilu 2019 yang sakit dan kecelakaan ini. "Data mereka akan kami laporkan ke KPU RI, karena mungkin nanti akan ada bantuan yang disampaikan KPU untuk mereka yang sakit ataupun meninggal dunia," kata Davitri.

Video 15 Detik Mengheningkan Cipta untuk Anggota Polres Pangkalpinang dan Ratusan Petugas Pemilu 2019 yang Gugur.

Di Indonesia, Davitri menyebut ada 327 petugas Pemilu 2019 dari berbagai jajaran yang gugur saat bertugas pada Pemilu 2019. Mereka berasal dari jajaran KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan jajaran lainnya.

Ia juga sempat mengajak massa Aliansi Masyarakat Bangka Belitung Save KPU yang menggelar aksi di depan Kantor KPU Babel, Selasa (30/4/2019) siang tadi menudukkan kepala untuk mengeningkan cipta. Seketika suasana riuh massa menjadi reda selama sekitar 15 detik, dan yang terdengar hanyalah lalu lalang kendaraan di depan Kantor KPU Babel.

Mengheningkan cipta itu ditujukan kepada ratusan petugas Pemilu 2019 di Indonesia dari berbagai jajaran yang gugur selama bertugas pada Pemilu 2019. Satu di antaranya adalah (Alm) Iptu Yuslim Gempa, Kasat Tahti Polres Pangkalpinang yang wafat Senin (29/4/2019) kemarin.

(Alm) Iptu Yuslim Gempa memiliki riwayat penyakit hipertensi dan tiba-tiba drop karena kelelahan menjalankan tugas pengamanan Pemilu di Kecamatan Rangkui. Ia gugur setelah sempat koma selama tiga hari.

"Kami turut berduka yang mendalam. Ini bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Kami berdoa almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, " kata Davitri

Alm. Iptu Yuslim Gempa wafat Senin (29/4/2019) kemarin. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kace Timur, pada Selasa (30/4/2019) pagi tadi.

(BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved