Kriminal

Hakim Vonis Bos Smelter Ini Empat Bulan Penjara

Terdakwa Ahmad Febriyan alias Febri divonis oleh majelis hakim dengan sanksi pidana kurungan penjara selama empat bulan

Hakim Vonis Bos Smelter Ini Empat Bulan Penjara
Bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Para terdakwa usai disidang langsung digiring ke mobil tahanan khusus kejaksaan. 

BANGKAPOS.COM-- Terdakwa Ahmad Febriyan alias Febri divonis oleh majelis hakim dengan sanksi pidana kurungan penjara selama empat bulan, dan terdakwa dikenakan sanksi wajib denda sebesar Rp 25 juta.

"Apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan," kata majelis hakim saat sidang berlangsung di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB, Selasa (30/4/2019).

Dalam putusan majelis hakim itu disebutkan di hadapan terdakwa Febri selaku direktur utama perusahaan semelter PT DS Jaya Abadi,  dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana dalam Pasal 161 UU No. 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dan dijatuhkan pidana penjara selama empat bulan.

Putusan majelis hakim  tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) sebelumnya yang sempat dibacakan dalam persidangan sebelumnya, dimana terdakwa Febri dituntut sanksi pidana kurungan penjara selama lima bulan dan wajib membayar denda sebesar Rp 10 juta serta subsider kurungan penjara selama dua bulan.

Diketahui, terdakwa terjerat persoalan hukum berawal dari pengungkapan yang dilakukan oleh tim Mabes Polri yang selanjutnya tim pun melakukan penangkapan pada tanggal 25 Mei 2018 lalu terhadap truk bermuatan pasir timah sebanyak lima ton lebih di gudang milik PT DS Jaya Abadi, Pangkalpinang.

Sejumlah pasir timah tersebut awalnya diduga ilegal asal-usulnya hingga akhirnya perkara ini pun sempat menyeret pula perusahaan semelter lainnya yakni PT Bangka Belitung Timah Sejahtera (BBTS) selaku mitra perusahaan tersebut, PT DS Jaya Abadi.

Namun dalam perkara ini pihak kepolisian justru hanya menetapkan seorang tersangka yakni Ahmad Febriyan alias Febri selaku direktur utama PT DS Jaya Abadi, dan hingga kini sang dirut ini divonis majelis hakim sanksi pidana 4 bulan kurungan penjara. (Bangkapos.com/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved