Berita Pangkalpinang

Kawasan Kumuh Di Pangkalpinang Bersisa 21,90 Hektar

Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan evaluasi terhadap program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh).

Kawasan Kumuh Di Pangkalpinang Bersisa 21,90 Hektar
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kepala Bappeda Pangkalpinang, Agus Suryadi, saat memaparkan evaluasi KOTAKU, Selasa (30/4/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan evaluasi terhadap program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh).

Program ini sudah berjalan sekitar tahun 2015 yang mengacu pada SK kumuh 2014. Ditahun 2014-2016 luasan kawasan kumuh mencapai 196,2 hektar atau 1,65 persen dari total luas kota Pangkalpinang.

Setelah dilakukan kegiatan intervensindengai kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, kota, masyarakat dan stakeholder, ditahun 2017 terjadi pengurangan kawasan kumuh meskipun secara bertahap menjadi 187,9 hektar. Sedangkan di 2018, sisa kawasan kumuh masih ada 21,90 hektar.

Kepala Bappeda Kota Pangkalpinang, Agus Suryadi, menuturkan, satu diantara sasaran pembangunan kawasan permukiman yakni tercapai pengentasan kawasan permukiman kumuh, dimana harus mencapai persentase 0 persen.

"Apabila dilaksanakan secara paripurna kemungkinan nol persen akan menjadi impian yang mungkin bagi kita." kata Agus, Selasa (30/4/2019).

Upaya yang dilakukan pmemerintah dalam pengurangan kumuh ini dengan pembangunan jalan beton, drainase maupun dengan memberikan motor sampah di masing-masing kelurahan.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved