Kriminal

Oknum Polisi Terjerat Kasus Penyelundupan Timah Balok Jaksa Tuntut Enam Bulan Penjara

JPU menuntut Aiptu Lazim selaku terdakwa yakni sanksi pidana enam bulan kurungan penjara.

Oknum Polisi Terjerat Kasus Penyelundupan Timah Balok Jaksa Tuntut Enam Bulan Penjara
Bangkapos.com/Ryan A Prakasa
Tampak oknum anggota Polda Kep Bangka Belitung, Aiptu Lazim (kiri) dan Erlangga (kanan) saay hadir dalam persidangan dalam perkara dugaan kasus penyelundupan timah balok. 

BANGKAPOS.COM-- Pria menggunakan kemeja putih tampak terlihat tenang saat duduk di kursi persidangan ketika jaksa penuntut umum (JPU), Ridosan SH membacakan tuntutan sanksi hukum pidana terhadap pria itu.

Pria tersebut seorang oknum Anggota Polda Kep Bangka Belitung, Aiptu Lazim tersandung perkara kasus dugaan tindak penyelundupan sejumlah balok timah.

Dalam sidang yang digelar, Selasa (30/4/2019) siang di ruang sidang Tirta gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang Kelas IB, JPU menuntut Aiptu Lazim selaku terdakwa yakni sanksi pidana enam bulan kurungan penjara.

Selain itu, dalam berkas tuntutan yang dibacakan JPU (Ridosan SH) di hadapan majelis hakim yang menyidang perkara itu, terdakwa pun (Lazim) dituntut wajib membayar uang denda sebesar Rp 5 juta serta subsider 3 bulan kurungan penjara.

"Terdakwa (Aiptu Lazim -- red) diduga melanggar Pasal 161 Undang- Undang Pertambangan Minerba dan Batu Bara maka terdakwa dituntut sanksi pidana enam bulan kurungan penjara. Selain itu pula terdakwa dikenakan sanksi wajib membayar denda sebesar Rp 5 juta dan subsider selama tiga bulan," sebut JPU di hadapan majelis hakim saat sidang berlangsung.

Sidang tersebut dipimpin I Wayan Wiguna SH MH selaku ketua majelis hakim bersama dua orang anggota majelis hakim lainnya Wahyudin SH MH dan Siti Hajar Siregar SH MH.

Usai mendengar pembacaan tuntutan oleh JPU, terdakwa (Aiptu Lazim) pun langsung beranjak dari kursi pesakitan. Namun sesaat kemudian sidang dalam perkara yang sama dilanjutkan kembali oleh majelis hakim.

Kali ini giliran seorang terdakwa lainnya, Erlangga (sopir truk) mendengarkan pembacaan tuntutan terhadap dirinya yang dibacakan oleh JPU, Retni SH di hadapan majelis hakim.

Dalam berkas tuntutan yang dibacakan Retni SH menyebutkan terdakwa (Erlangga) dituntut sanksi pidana kuruangan penjara hanya 6 bulan, denda sebesar Rp 2 juta serta subsider selama dua bulan kurungan penjara.

Sebagaimana dalam berita yang pernah dilansir bangkapos.com sebelumnya disebutkan oknum anggota Polda Kep Bangka Belitung ini, Aiptu Lazim dan Erlangga terjerat dalam perkara kasus dugaan penyelundupan sejumlah timah balok berawal dari penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polda Kep Bangka Belitung.

Halaman
12
Penulis: ryan augusta
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved