Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Jadi Kota Pertama Manfaatkan Rumah Belajar

Rumah belajar merupakan portal resmi dari Kemendikbud dan ditahun 2018 lalu sudah dikeluarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Pangkalpinang Jadi Kota Pertama Manfaatkan Rumah Belajar
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Launching Rumah Belajar, Selasa (30/4/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Kepala Bidang Pengembang Teknologi Pembelajaran Bidang Multimedia dan Web Pustekkom Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Gatot Pramono, menjelaskan, pemanfaatan program Rumah Belajar agar dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh para siswa.

Rumah belajar merupakan portal resmi dari Kemendikbud dan ditahun 2018 lalu sudah dikeluarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pemanfaatan program ini.

Dia juga turut mengapresiasi pemerintah kota Pangkalpinang yang menjadi kota/kabupaten pertama di Indonesia yang memanfaatkan program in.

"Kami merasa bangga dan bagi kami Pangkalpinang telah memberikan respon positif dan menjadi apresiasi dari Kemendikbud," ungkap Gatot, saat melaunching Rumah Belajar yang diusung pemerintah kota Pangkalpinang bersama Pustekkom Kemendikbud, di gedung olahraga SMA Santo Yosef Pangkalpinang, Selasa (30/4/2019).

Dia menyebut, di era industri 4.0 ini aspek kehidupan tidak lepas dari penggunaan teknologi. Dia meminta agar para insan pendidikan dapat memanfaatkan gawai mereka untuk mengakses Rumah Belajar ini sebagai layanan pendidikan dan pembelajaran.

Gatot menuturkan, meskipun Rumah Belajar dapat diakses sendiri oleh siswa, namun bukan berarti menggantikan posisi dan peran seorang guru. Justru dengan pemanfaatan program ini dengan baik, dapat lebih meningkatkan dan menguatkan peran guru dalam mencapai kualitas pendidikan yang tinggi.

Menututnya, secanggih apapun teknologi namum tetap tidak bisa menggantikan hal-hal tertentu dalam kehidupan manusia.

Teknologi tidak bermakna jika tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia menjadi lebih tinggi, khususnya dibidang pendidikan.

"Sangat berharap Rumah Belajar menjadi portal utama dalam memberikan hal-hal positif dalam pendidikan dan kebudayaan. Menjadi tantangan dan tanggung jawab besar untuk tetap memberikan pelayanan pada umumya pendidikan dan pembelajaran sehingga kualitas makin tinggi dan baik." papar dia.

Dia berharap Rumah babelajar nantinya dapat menjadi kelas maya, dimana nantinya seorang guru mengajar di Jakarta bisa mengajar di provinsi lain sehingga tidak ada lagi pemisah geografis ketika menyampaikan pembelajaran ke satu tempat ke tempat lain.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved