Info Kesehatan

Penggunaan Kompor Besi Picu Penyakit Jantung Hingga Stroke?

Memasak memang bukan kemampuan semua orang. Berjibaku di dapur dan memilah bahan masakan, menentukan menu yang akan dibuat, bagi beberapa orang bisa

Penggunaan Kompor Besi Picu Penyakit Jantung Hingga Stroke?
iStock
Ibu rumah tangga butuh alat praktis dalam memasak untuk keluarga. 

BANGKAPOS.COM - Memasak memang bukan kemampuan semua orang.

Berjibaku di dapur dan memilah bahan masakan, menentukan menu yang akan dibuat, bagi beberapa orang bisa berarti kebahagiaan.

Tetapi, "tempekah kamu?" ada mitos yang mengatakan penggunaan besi pada material kompor banyak mendatangkan penyakit berbahaya.

Seperti serangan jantung, stroke, dan arterosklerosis.

Sedangkan, penggunaan kompor dengan bahan alumunium juga memiliki mitos sendiri.

Penyebab alzheimer, menjadi penyakit yang dielu-elukan karena penggunaan material aluminium saat memasak. Apakah benar?

Yuk kita tengok disini!

besi

FOTO: JOU ENDHY PESUARISSA I besi

RUMOR: Penyebab serangan jantung, stroke, dan arterosklerosis.


FAKTA:

Dibutuhkan 40-50 mg/kg berat badan zat besi pada pria dewasa dan 35-50 mg/kg berat badan zat besi pada perempuan setiap harinya.

“Kadar zat besi yang tinggi dalam tubuh dapat menimbulkan serangan jantung, stroke, dan arterosklerosis (penyempitan pembuluh darah) pada arteri yang menyuplai darah ke otak.

Sedangkan bila kekurangan akan menyebabkan anemia dengan gejala lemas, letih, dan lesu,” ucap dr. M. Ramdhoni, dokter di RS Sindang Laut, Cirebon.

Permasalahannya, belum ada penelitian yang menyebutkan peranti dapur yang berbahan besi berbahaya.

Penyebab utama kelebihan zat besi  dalam tubuh lebih disebabkan pada pola makan dan sering mengonsumsi zat besi seperti obat penambah darah dalam jumlah berlebihan.

“Jadi, apabila Anda tidak benar-benar punya penyakit anemia, tak perlu mengonsumsi obat penambah zat besi karena berakibat merusak tubuh,” ucap Ramdhoni.

Aluminium

aluminium

FOTO: JOU ENDHY PESUARISSA I aluminium

RUMOR: Penyebab alzheimer.

FAKTA:

Alzheimer atau lupa ingatan adalah penyakit akibat kerusakan sel saraf di otak pada area yang berkaitan dengan fungsi daya ingat.

Hal ini dikarenakan zat neurotransmiter yang berfungsi untuk mentransfer sinyal antara satu sel otak ke sel otak lainnya mengalami penurunan.

Kondisi itu membuat fungsi otak untuk berpikir dan proses mengingat mengalami kemacetan.

Penyebab utamanya adalah faktor usia, selain keturunan, pola hidup yang salah, atau terjadinya benturan keras di kepala.

Jadi, bukan semata-mata karena aluminium yang terdapat pada peranti memasak.

Maria Carrilo, Ph.D, Direktur Medical and Scientific Relations, Alzheimer’s Association di AS, sebagaimana dikutip situs www.alz.org mengungkapkan, “Menyerap lebih dari 1000 mg aluminium setiap hari bisa saja meracuni otak.

Tapi memasak dengan panci aluminium, membungkus sisa makanan memakai aluminium foil, dan mengonsumsi minuman kaleng maksimal hanya mencapai 9 mg,” kata Maria Carrillo,.

Jadi, bisa dikatakan tak ada kaitannya antara penyakit alzheimer dengan masak menggunakan alumunium. (*)

https://idea.grid.id/read/091710729/penggunaan-kompor-besi-picu-penyakit-jantung-hingga-stroke-apa-benar?page=all

Editor: khamelia
Sumber: Idea
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved