VIDEO : Ratusan Ponton dan Sakan Dibakar saat Razia TI di Desa Munggu Bangka Tengah

Tim Gabungan bakar ratusan TI Ponton dan Sakan di Dam Jebol, Jalan Penghubung Desa Munggu, Lampur Kecamatan Sungaiselan. Selasa, (30/4/2019).

BANGKAPOS.COM - Tim Gabungan dari Polsek Sungaiselan, Satuan Pol PP Provinsi Bangka Belitung, Pol PP Bangka Tengah dan TNI bakar ratusan TI Ponton dan Sakan di Dam Jebol, Jalan Penghubung Desa Munggu, Lampur Kecamatan Sungaiselan. Selasa, (30/4/2019).

Aksi penertiban sekaligus pembakaran ponton dilakukan langsung oleh tim gabungan pada Pukul 10.50 WIB dengan langsung merobohkan sakan-sakan dan membakarnya, ponton atau TI Rajuk pun yang berada di tengah-tengah kolam/danau juga tak luput dari pembakaran.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yamowa'a Harepa setelah operasi pembakaran menyampaikan dampak yang ditimbulkan oleh penambangan liar di kawasan tersebut telah menyebabkan banyak kerugian bagi negara seperti jembatan pernah putus akibat tanah yang terus tergerus setelah ditambangi.

Selain itu penambangan liar dilakukan di tepi jalan raya yang menghubungi Desa Munggu dan Desa Lampur dan sudah tidak sewajarnya menjadi lahan untuk menambang secara liar.

Yamowa'a lebih lanjut menyebutkan akan terus mengerahkan tim gabungan untuk melakukan operasi penertiban hingga satu hari penuh. Dan akan terus dipantau secara berkelanjutan.

Dirinya juga akan terus melakukan pemantauan dan patroli untuk memastikan keamanan dan memastikan tidak ada lagi aktivitas penambangan liar.

Ditemui secara bersamaan, Kapolsek Sungaiselan, Iptu Mulya Sugiharto menyampaikan aksi penertiban dilakukan dari adanya laporan masyarakat dan dari laporan tersebut secaea bersama melakukan penertiban.

Penertiban ini dilakukan juga sebagai peringatan bagi pelaku-pelaku penambang liar yang sebelumnya telah dihimbau untuk menghentikan penambangan namun masih juga menambang.

Lebih lanjut permasalahan ini tidak akan pernah selesai jika tidak ada niat baik dari penambang untuk menghentikan aksinya.

"Penertiban akan kita lakukan secara bertahap, setelah satu titik selesai dan clear maka akan kami lanjutkan ke titik selanjutnya", ujar Iptu Mulya. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved