Berita Sungailiat

BKPRMI Bangka Wisuda 824 Santri, Ibarat Padi yang Berasnya Dipersembahkan untuk Kabupaten Bangka

Para santri tersebut berasal dari empat kecamatan se Kabupaten Bangka yang mengikuti wisuda DPD BKPRMI Kabupaten Bangka

BKPRMI Bangka Wisuda 824 Santri, Ibarat Padi yang Berasnya Dipersembahkan untuk Kabupaten Bangka
Ist/DPD BKPRMI Bangka
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bangka Hari Subari. 

BANGKAPOS.COM -- Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Bangka mengelar wisuda sebanyak 824 santri dari Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA).

Para santri tersebut berasal dari empat kecamatan se Kabupaten Bangka yang mengikuti wisuda DPD BKPRMI Kabupaten Bangka di Halaman Kantor Bupati Bangka, Rabu (1/5/2019).

Sebanyak 824 wisudawan santri TPA ini merupakan bagian dari 2.251 santri TPA yang akan diwisuda pada tahun 2019 ini. Para santri ini terdiri dari Kecamatan Sungailiat 278 orang, Kecamatan Riau Silip 190 orang, Kecamatan Pemali 167 orang dan Kecamatan Puding Besar 189 orang.

Diakui Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bangka, Hari Subari, wisuda kali ini menjadi peristiwa bersejarah bagi semua pihak terkait, bagi anak-anak, orang tua/wali, santri dan penyelenggara di tingkat kecamatan dan kabupaten.

Pasalnya, untuk pertama kalinya dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bangka sepanjang sejarah pelaksanaan wisuda TPA BKPRMI Kabupaten Bangka.

"Jumlah wisudawan se Kabupaten Bangka 2.251 santri, yang diundang hari ini 824 santri dari empat kecamatan. Kegiatan ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bangka," ungkap Hari Subari.

Ia mengibaratkan para santri wisuda TPA ibarat "padi" yang berasnya dipersembahkan untuk Kabupaten Bangka.

"Insya Allah akan jadi benih terbaik menghasilkan "beras" sebagai berkualitas. Artinya, para santri yang diwisuda merupakan kader terbaik untuk Kabupaten Bangka kedepan," harap Hari.

"Wisudawan TPA ini merupakan padi sebagai kader yang baik untuk menjadi generasi yang berintegritas dan berkualitas bagi Kabupaten Bangka. Tapi kalau tidak dibantu orang tua anak ini nanti bisa jadi 'parasit' yang hanya menonton televisi dan main HP (handphone). Kami saat ini telah melakukan program 18-21 (jam 18.00-21.00) sebagai gerakan menghindari anak-anak dari HP dan televisi," tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan BKPRMI Kabupaten Bangka tidak hanya pembelajaran Al Quran di tingkat TPA.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved