Ketika Menteri Susi Tanggapi Pernyataan Luhut & JK: Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Bukan Dilelang

Tanggapi Pernyataan Luhut dan JK, Menteri Susi: Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Bukan Dilelang

Ketika Menteri Susi Tanggapi Pernyataan Luhut & JK: Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Bukan Dilelang
Kolase Tribun Medan
Kolase Foto Menteri Luhut, Menteri Susi dan Wapres Jusuf Kalla 

Ketika Menteri Susi Tanggapi Pernyataan Luhut & JK: Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Bukan Dilelang

BANGKAPOS.COM -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan tak setuju jika kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia di lelang.

Adapun menurut Menteri Susi, hasil yang didapat negara dari pelelangan kapal tersebut tak sebanding dengan hasil curiannya.

Susi mencontohkan, kapal pencuri ikan dilelang hanya dengan harga Rp 200 juta sampai Rp 500 juta rupiah.

Namun, hasil tangkapan ikan secara ilegal yang diperoleh pemilik kapal tersebut bisa mencapai Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar.

“PNBP dari hasil lelangan ini kecil, tidak setara dengan hasil ikan dan resiko pengejaran kita,” ujar Susi di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Begini Perbandingan Gaya Mewah Bupati Talaud dan Rita Widyasari yang Sama Tersandung Kasus Korupsi

Selain itu, kata Susi, pihaknya juga kerap menangkap kapal ikan yang pernah dilelang karena melakukan aksi pencurian ikan lagi.

Hal tersebut membuktikan bahwa pelelangan kapal tak membuat efek jera.

“Dalam satu tahun ini memang agretivitas pencurian ikan asing di Natuna meninggkat tajam. Dari analisa kita karena ada wacana kapal ikan ilegal ini dilelang,” kata Susi.

Atas dasar itu Susi menolak tegas pelelangan kapal asing yang mencuri ikan di Indonesia.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved