Pemilu 2019

Petugas Linmas TPS di Desa Sempan Ini Dirawat 10 Hari karena Kaki dan Tangannya Susah Digerakkan

Petugas Linmas ini sakit karena kelelahan setelah bertugas di TPS Desa Sempan.

Petugas Linmas TPS di Desa Sempan Ini Dirawat 10 Hari karena Kaki dan Tangannya Susah Digerakkan
Bangkapos/Riki Pratama
Rani telah 10 hari mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah Depati Bahrin Sungailiat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Selain Ketua Panitia Pemilih Kecamatan Sungailiat, Solihin yang terjatuh sakit saat melakukan rekapitulasi suara Pemilu, hal yang sama juga dialami petugas TPS lainnya yaitu Rani, warga Desa Sempan, Kecamatan Pemali.

Petugas Linmas ini sakit karena kelelahan setelah bertugas di TPS Desa Sempan.

Rani mengaku telah 10 hari mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah Depati Bahrin Sungailiat. Ia satu ruangan dengan Ketua PPK Sungailiat, Solihin yang baru dirawat pada, Rabu (1/5/2019) di ruang Seruni.

Rani mengatakan gejala sakit yang ia alami sama dengan Solihin, yakni kelelahan karena telah lebih dari 12 jam bekerja membantu penghitungan surat suara di TPS.

Parahnya, sakit Rani, kaki dan tangannya susah bergerak ketika awal sakit, saat itu dirinya tidak bisa bergerak karena kaki dan tangannya tiba- tiba tidak bisa digerakkan.

"Sakitnya kedua kaki tidak bisa digerakkan, termasuk tangan, ingin berdiri saja susah, buang air juga dibantu, tetapi sekarang alhamdulillah, berjalan sudah bisa meski tidak bisa lama," jelas Rani yang mengaku kondisinya saat ini telah mulai membaik, kepada wartawan, Rabu (1/5/2019).

Rani mengatakan, waktu yang begitu lama membuat petugas TPS termasuk Linmas kelelahan, menurutnya perlu pengaturan ulang terhadap jam kerja petugas TPS kedepannya.

"Saya rasa jam kerjanya yang sudah melebihi, dari pagi hingga pagi lagi, itu yang membuat lelah, karena badan kita perlu istirahat, sama dengan mesin juga harus ada istirahatnya," lanjutnya, sembari mengatakan honor yang ia terima setelah menjadi petugas linmas sebesar Rp 500 ribu.

Direncanakan pada, Rabu (1/5/2019) hari ini, Rani ingin pulang ke rumah, namun belum diperbolehkan oleh dokter, ia disarankan untuk tetap beristirahat hingga beberapa hari kedepan.

(Bangkapos/ Riki Pratama).

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved