Berita Bangka Tengah

Bangka Tengah Masih Miliki 4 Sekolah Satu Atap

Kabupaten Bangka Tengah masih memiliki empat Sekolah Satu Atap (Satap) dan hingga kini diusahakan untuk bisa menjadi sekolah reguler

Bangka Tengah Masih Miliki 4 Sekolah Satu Atap
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Peserta Didik SMP Negeri 1 Koba 

BANGKAPOS.COM - Kabupaten Bangka Tengah masih memiliki empat Sekolah Satu Atap (Satap) dan hingga kini diusahakan untuk bisa menjadi sekolah reguler seperti sekolah pada umumnya di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar ketika ditemui di sela-sela Gebyar Hari Pendidikan Nasional di SMP Negeri 1 Koba membenarkan adanya empat sekolah satap yang masih berlangsung di Bangka Tengah. Kamis, (2/5/2019).

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Bateng, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Pangihutan Sihombing menyebutkan ke empat Satap yang ada di Bateng yaitu SMP 7 Satap Sungaiselan, SMP 3 Satap Sungaiselan, SMP 5 Satap Sungaiselan dan SMP 3 Satap Lubuk Besar.

Sihombing menyebutkan ke empat Satap di Bangka Tengah kemungkinan bisa dijadikan sekolah reguler dengan beberapa persyaratan, satu di antara sekian persyaratannya sebut Sihombing yaitu jumlah siswa yang ada di sekolah satap di atas 150 orang, adanya lahan untuk membangun ruang kelas dan sekolah.

"Kendala yang paling penting untuk mengatasi satap yaitu dana yang masih kurang", ucap Sihombing kepada Bangkapos.com

Selain itu memang kondisi di beberapa wilayah di Bangka Tengah belum memebuhi kriteria untuk dibuat sekolah reguler. Sihombong memberikan contoh di SMP 3 Satap dan SMP 5 Satap Sungaiselan masih memiliki jumlah yang siswa yang memang sedikit sehingga belum dapat dikembangkan.

Sedangkan di SMP 7 Satap Sungaiselan masih terkendala belum adanya lahan yang bisa digunakan sebagai alternatif untuk pengembangan.

"Untuk SMP 3 Satap Lubuk Besar sedang kami usahakan untuk bisa berdiri sendiri (tidak lagi menjadi sekolah satap)," ujar Sihombing.

Meski sedang diusahakan, Sihombing belum dapat memastikan kapan akan terealisasi dikarenakan bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan juga belum diterima oleh Dindik Kabupaten Bangka Tengah.

Sihombing juga berharap di masa mendatang Anggaran APBD Bangka Tengah bisa dianggarkan untuk membantu pengelolaan Sekolah Satap sehingga bisa membantu perluasan sekolah dan peningkatan pendidikan di Bangka Tengah.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved