Berita Pangkalpinang

Dua Atlet Tapak Suci Andalan Bangka Belitung Ini Ajak Remaja Putri Berlatih Bela Diri

Tak terhitung sudah berapa kejuaraan tapak suci baik di tingkat provinsi dan tingkat nasional yang sudah mereka ikuti, dan mengukir prestasi di sana.

Dua Atlet Tapak Suci Andalan Bangka Belitung Ini Ajak Remaja Putri Berlatih Bela Diri
(Muhammad Rizki/R1)
Ervina dan Novi Atlet Berprestasi dari Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Cantik, enerjik, dan kaya akan prestasi itulah sosok dua remaja putri bernama Ervina (18) dan Novi (19). Keduanya merupakan atlet bela diri tapak suci andalan Provinsi Bangka Belitung.

Tak terhitung sudah berapa kejuaraan tapak suci baik di tingkat provinsi dan tingkat nasional yang sudah mereka ikuti, dan mengukir prestasi di sana.

Ervina sendiri mengaku sudah belasan tahun menggeluti olahraga tapak suci sejak dari sekolah dasar (SD), sedangkan Novi sudah jatuh hati dengan olahraga ini sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Dari sekian banyak olahraga beladiri yang masuk ke Indonesia, seperti karate, taekwondo, tinju, dan masih banyak lagi. Keduanya mengaku jika tapak suci memiliki keunikan sendiri. Mulai seragam yang memiliki warna yang tak biasa, berwarna merah, sampai gerakan yang menurut mereka sangat berguna untuk kehidupan nyata.

Ervina mengaku jika sudah sering mewakili Bangka Belitung di tingkat provinsi sejak dari tingkat SD hingga saat ini. Kota yang pernah ia singgahi dan membawa nama baik Bangka Belitung yakni kejuaraan di kota Medan pada tahun 2018, kejuaraan di Jakarta, Palembang, dan Aceh. Bahkan ia mendapatkan peringkat ke dua saat kejuaraan tapak suci di Aceh.

Sedangkan Novi sendiri mengaku jika dirinya pernah mewakili Bangka Belitung pada saat  kejuaraan tapak suci di Jakarta dan di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Meskipun tak naik podium, namun rasa bangga tetaplah tertanam karena sudah mampu menjadi yang terbaik di Provinsi dan membawa nama baik Bangka Belitung di tingkat nasional.

Mereka berdua pun optimis akan lolos pada seleksi daerah ini, untuk selanjutnya mengikuti kejuaraan tapak suci tingkat dunia di Kota Solo, pada bulan Agustus dan September 2019.

Kepada remaja putri lainnya, kedua gadis ini berpesan agar tak perlu sungkan atau ragu ikut bela diri.

"Jangan takut mengikuti olahraga beladiri, disamping mampu menjaga kesehatan, keamanan diri sendiri, dan mampu berprestasi dan membanggakan keluarga serta daerah," ujarnya.

(Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved