Berita Pangkalpinang

UMP Tinggi dan Investor Tak Masuk, Ketua Apindo Babel Sebut Banyak Lulusan SMK Tak Terserap Kerja

Tidak semua lulusan yang dapat terserap sebagai tenaga kerja di Bangka Belitung.

UMP Tinggi dan Investor Tak Masuk, Ketua Apindo Babel Sebut Banyak Lulusan SMK Tak Terserap Kerja
istimewa
H WFM Nasution Ketua Apindo Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM -- Tidak semua lulusan Sekolah Menengah Kejuruan maupun Sekolah Menengah Atas yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi yang dapat terserap sebagai tenaga kerja di Bangka Belitung.

Menurut Ketua Apindo Bangka Belitung, H WFM Nasution tak banyak investor yang masuk ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena tingginya upah minimum provinsi.

"Ini salah satu kendala tidak banyak lulusan SMK yang diserap sebaga tenaga kerja, " jelas H WFM Nasution Ketua Apindo Bangka Belitung, Kamis (2/5).

Menurut H WFM Nasution bahwa UMP Bangka Belitung urutan ke empat tertinggi dari seluruh Indonesia.

Bahkan kata H WFM Nasution telah menyampaikan agar jangan terlalu menuntut tinggi untuk UMP.

Menurut H WFM Nasution bahwa pada tahun 2014- 2015 sudah diatas Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Dengan adanya aturan PP Nomor 78 tahun 2015 bahwa kenaikan UMP menurut peraturan itu.

"Bila kenaikan 8 persen, maka di seluruh Indonesia harus sama 8 persen . Sedangkan UMP di Babel sudah tinggi, kalau UMP tinggi maka investor tidak masuk," ujar H WFM Nasution.

Jadi Nasution menjelaskan investor tidak masuk bagaimana bisa menyerap tenaga kerja lulusan SMK maupun SMA.

"Apa yang mau diserap kalau UMP tinggi dan investor tidak masuk," ungkapnya.

H WFM mencontohkan seperti sekolah pariwisata. Namun yang menjadi pertanyaan, berapa banyak hotel yang dibangun untuk menyerap tenaga kerja.

Halaman
12
Penulis: agusrya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved