Berita Pangkalpinang

Gaji Honorer Pemprov Tak Jadi Naik di Bulan Mei? Ini Penjelasan Kepala Bakuda Babel

Sebelumnya beberapa waktu lalu Gubernur Babel Erzaldi Rosman sudah menyampaikan bahwa kenaikan ini akan mulai dibayarkan per Mei 2019.

Gaji Honorer Pemprov Tak Jadi Naik di Bulan Mei? Ini Penjelasan Kepala Bakuda Babel
Dokumen Bangka Pos
Kepala Bakuda Babel, Ferry Afriyanto. 

BANGKAPOS.COM- Rencana kenaikan gaji honorer Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 2,7 juta dan dibayarakan per Mei 2019 ini batal. Kenyataannya para honorer belum menerima kenaikan gaji pada bulan ini.

Sebelumnya beberapa waktu lalu Gubernur Babel Erzaldi Rosman sudah menyampaikan bahwa kenaikan ini akan mulai dibayarkan per Mei 2019. Ini disampaikan Erxaldi pada sejumlah acara terbuka yang sempat ia hadiri.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Bangka Belitung Fery Apriyanto mengatakan, kenaikan masih akan dibahas bersama DPRD Bangka Belitung, Senin (6/5/2019) nanti. Fery tak menjelaskan secara pasti penyebab batalnya kenaikan gaji ini.

Dia hanya mengatakan kenaikan gaji akan diterapkan sesuai aturan yang perundang-undangan.

"Akan dibahas lagi lebih lanjut bersama DPRD. Kami akan melaksanakan kenaikan gaji ini sesuai dengan aturan perundang-undangan," kata Fery ditemui bangkapos.com, Jumat (3/5/2019).

Saat dikonfirmasi, mengenai kepastian apakah kenaikan gaji per Mei 2019 ini ditunda ataupun batal, Fery kembali menyatakan, rencana ini tergantung bagaimana pembahasan Pemprov dengan DPRD Babel Senin nanti.

"Bukan ditunda, tetapi masih harus dibahas lebih lanjut. Kesimpulannya akan disampaikan setelah ada kesimpulan rapat," katanya lagi.

Fery mengatakan, pemprov akan menyiapkan pagu menyesuaikan jumlah honor Pemprov Babel saat ini.

"Yang jelas ini akan disesuaikan dengan jumlah honorer berdasarkan data BKD. Kesimpulannya naik berapa nanti tinggal dikali," katanya.

Anggaran gaji honorer dengan besaran Rp 2,2 juta telah dianggarkan dalam APBD Babel 2019.

"Untuk anggaran yang lama memang sudah dianggarkan, tetapi untuk peningkatan ini memang belum dianggarakan," kata Fery.

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu rencana ini masih dikonsultasikan dengan Kemendagri. Menurut dia, kenaiakan gaji harus melalui mekanisme peraturan perundang-undangan.

"Kemarin baru tahap koordinasi dengan kementerian terkait ini. Anggarannya akan disesuaikan dengan kondisi kas kita yang mengalami kenaikan pendapatan daerah dan adanya efisiensi yang dilakukan pemprov. Secara anggaran, tidak masalah, ini perlu dibahas lebih lanjut," katanya.

(Bangka Pos / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved