Advertorial

Kades dan BPD se-Basel Ikut Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

KEPALA Desa dan Badan Permusya­warahan Desa se-Kabuaten Bangka Selatan, mengikuti Bim­bingan Teknis peningkatan kapasitas aparatur desa Bangka Selatan

Kades dan BPD se-Basel Ikut Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa
Istimewa
Bimtek yang dipelopori Lembaga Pengembangan Potensi dan Kemandirian Desa (LPPKD) Indonesia, berlangsung di Ballroom Hotel Harris Bandung.Pembukaan Bimtek ditandai penyematan medali secara simbolis oleh Plt Sekda Basel Agus Pratomo kepada peserta secara simbolis, Selasa (30/4) 

KEPALA Desa (Kades) dan Badan Permusya­warahan Desa (BPD) se-Kabuaten Bangka Selatan, mengikuti Bim­bingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas aparatur desa melalui Bimtek Keuangan Desa Berbasis Aplikasi Siskeudes Versi 2.0 dan Pengadaan Barang/Jasa serta Optimalisasi Peran Kades dan BPD se-Kabupaten Bangka Selatan.

Bimtek yang dipelopori Lembaga Pengembangan Potensi dan Kemandirian Desa (LPPKD) Indonesia, berlangsung di Ballroom Hotel Harris Bandung, Selasa (30/4) pagi. Pembukaan Bimtek ditandai penyematan medali secara simbolis oleh Plt Sekda Basel Agus Pratomo kepada peserta secara simbolis.

Agus mengatakan saat ini semangat pembangunan desa saat ini me­ngalami pergeseran makna, dari yang sebe­lumnya hanya paradigma membangun, namun dengan regulasi sekarang paradigma tersebut berubah menjadi desa membangun yang berarti desa menjadi subjek atau pelaku pembangunan itu sendiri.

Dengan adanya perubahan paradigma tersebut dan banyaknya regulasi baru terkait desa serta meningkatnya dana yang harus dikelola desa membawa konsekuensi yang besar dan berat kepada apratur penyelenggara pemerintahan desa.

“Karena kedepan dituntut harus mempunyai kualitas SDM yang mampu melaksanakan tugas dan kewenangan masing-masing secara optimal, memiliki kreativitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memiliki pemahaman yang cukup dalam pengelolaan keuangan desa,” ujar Agus mewakili Bupati Basel Justiar Noer.

Ketua Apdesi Basel, A Basahir, berharap para kepala desa dan BPD memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing masing.

Terlebih menurut Basahir sampai saat ini hampir seluruh desa masih menggunakan aplikasi Siskuedes Versi 1.8. Untuk itu Bimtek yang bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Potensi dan Kemandirian Desa (LPPKD) pihaknya akan menerapakan aplikasi SiskuedesVersi 2.0.

“Kami harap dari Bimtek ini mereka (Kades - BPD) paham tupoksi, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu kedepan, aplikasi Siskeudes Versi 2.0 tersebut kami sosialisasikan sehingga tidak ada kesulitan dalam penerapannya nanti,” ujar Basahir.

Bimtek dihadiri Ketua Apdesi Basel A Basahir, Plt DSP3APMD Suprayitno, Plt Inspektorat Marpaung, Kades dan BPD se-Basel.

Kamis (2/5), kepala desa dan BPD se-Jawa Barat mengunjungi Kantor Desa Tani Mulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung, Barat, Kamis (2/5).

Adapun tujuan kunju­ngan tersebut, guna me­ngadopsi keberhasilan Desa Tani Mulya. Tani Mulya, merupakan desa yang menyandang predikat desa terbaik pe­ngelolaan UMKM se-Jawa Barat.

Kepala Plt DSP3APMD Suprayitno mengatakan, kunjungan pihaknya ke Desa Tani Jaya, guna mengadopsi keberhasilan perangkat desa mengelola sektor UMKM dan Siskuedes online.

“Dari Desa Tani Mulya ini kita mendapat pembelajaran bagaimana cara mereka mengelola UMKM dan Siskuedes online. Setelah dari sini nanti diterapkan di desa masing-masing,” pungkasnya. (adv/ara/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved