Berita Bangka Barat

Masuk Jaringan Kota Pusaka, Markus Berharap Bangka Barat Lebih Dikenal

Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu kota yang masuk dalam jaringan kota pusaka di Indonesia.

Masuk Jaringan Kota Pusaka, Markus Berharap Bangka Barat Lebih Dikenal
Humas Pemkab Babar
Bupati Bangka Barat, Markus saat berada di acara konferensi international ke IX World Haritage Cities Eurasia, yang digelar di Pantai Sanur, Denpasar, Provinsi Bali. 

BANGKAPOS.COM -- Kabupaten Bangka Barat menjadi salah satu kota yang masuk dalam jaringan kota pusaka di Indonesia.

Dalam konferensi international ke IX World Haritage Cities Eurasia, yang digelar di Pantai Sanur, Denpasar, Propinsi Bali dari 29 April-2 Mei 2019, Bupati Bangka Barat berharap bisa belajar banyak dari Bali bagaimana mengembangkan pariwisata.

"Harapan kita tentunya dengan belajar dari Bali, Bangka Barat akan lebih dikenal lagi baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Markus, Jumat (3/5/2019).

Hadir dalam konferensi international ke IX World Haritage Cities Eurasia, yang digelar di Pantai Sanur, Denpasar, Propinsi Bali, 7 Kabupaten/Kota, 11 Walikota Rusia dan 11 negara eurasia dan Asia Fasifik.

Lanjut Markus, pertemuan tersebut mengambil tema "reslient heritage dan tourism". Tujuannya untuk mengembangkan heritage tourism dengan melalui pertukaran praktis dan kerjasama antar anggota wilayah.

"Dalam pertemuan itu juga ada tiga kesepakatan yang diambil. Pertama mengadakan sesi khusus tentang heritage tourism yang akan melibatkan profesional pariwisata," kata Markus.

Kemudian kedua memastikan adanya peningkatan dan pelestarian heritage dan heritage tourism.

Dan ketiga mendorong adanya kerjasama antar kota-kota diwilayah organisation of worl heritage cities (OWHC).

(Bangka Pos / Hendra).

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved