Kriminalitas

Sempat Sembunyi di Atas Loteng Rumah, Pelaku Curanmor Terpaksa Ditembak Jatanras Polda Babel

Musa (39) warga Kace Mendobarat Kabupaten Bangka tersangka pelaku pencurian kendaraan motor (curanmor) Kamis (2/5/2019).

Sempat Sembunyi di Atas Loteng Rumah, Pelaku Curanmor Terpaksa Ditembak Jatanras Polda Babel
Bangka Pos/Deddy Marjaya
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi dan Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi menunjukkan baeang bukti kasus pencurian Jum'at (3/5/2019). 

BANGKAPOS.COM -- Tim 1 Opsnal Subdit Jatarans Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung mengambil tindakan tegas tehadap Musyawarah alias Musa (39) warga Kace Mendobarat Kabupaten Bangka tersangka pelaku pencurian kendaraan motor (curanmor) Kamis (2/5/2019).

Musa berusaha kabur dan menyerang polisi saat dilakukan pengembangan Musa tak berkutik setelah kaki kanannya ditembak polisi. Sebelum membekuk Musa polisi lebih dulu mengamankan rekannya Andrianto alias Yanto ditempat berbeda. Barang bukti yang berhasil diamankan dua unit sepeda motor.

"Masih kita kembangkan ada 2 TKP yang telag diakui kedua tersangka namun tidak menutup kemungkinan ada TKP pencurian lainnya yang mereka lakukan," kata AKBP Wahyudi Kasubdit Jatanras mewakili Dirkrimum Kombes Pol Budi Haryanto didampingi Kabid Humas AKBP Maladi saat konfrensi pers Jum'at (3/5/2019)

Pengungkapan kasus curanmor tersebut bermula saat Tim 1 Opnsal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan dipimpin Kanit Ipda Defriansyah melakukan penyelidikan kasus pencurian sepeda motor di Puding Besar Kabupaten Bangka.

Korban Febi warga Selindung Pangkalpinang melaporkan ke Polsek Puding Besar motor miliknya hilang di Jalan Raya Pangkalpinang-Muntok di kecamatan Puding Besar pada tanggal 13 April 2019.

Awalnya polisi berhasil melacak keberadaan motor curian tersebut dikuasai oleh Aan warga Pangkalpinang. Aan mengaku motor tersebut digadaikan oleh Yanto.

Keberadaan Yanto berhasil dilacak dan diketahui berada di Pagarawan Kabupaten Bangka hendak menjual sepeda motor hasil curian. Yanto berhasil dibekuk didepan SPBU Pagarawan. Saat diinterogasi Yanto mengakui motor yang hendak ia jual merupakan hasil curian yant ia lakukan bersama Musa.

Diketahui Musa sedang berada dikediamanya di Kace Mendobarat. Saat kediamannya dikepung Musa bersembunyi di atas loteng rumah. Penangkapan Musa berakhir setelah polisi memaksanya turun. Musa mengakui benar melakukan pencurian motor dengan Yanto rekannya.

Hasil interogasi tersangka Musyawarah als Musa diperoleh keterangan bahwa benar tersangka yang melakukan pencurian sepeda motor tersebut dengan menggunakan sepeda motor miliknya dan berboncengan dengan Yanto di dua unit motor do dua TKP berbeda.

Saat Musa dibawa untuk mengecek TKP Pencurian lainnya malah berusaha kabur dan menyerang petugas. Musa akhirnya terkapar ditembak kaki kirinya setelah tembakan peringatan tak diindahkan. Selanjutnya Musa dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dari lukanya sebelum ke Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama barang bukti 2 unit motor.

Diketahui Musa dan Yanto merupakan residivis yang sudah keluar masuk penjara. Yanto pernah masuk bui untuk kasus narkoba dan penganiayaan. Sementara Musa pernah dipenjara kasus narkoba dan pembunuhan.
Keduanya juga diduga kuat merupakan pengguna narkoba.

"Uang hasil pencurian saya belikan narkoba kalu untuk anak istri saya kerja bangunan," kata Yanto.

(Bangka Pos/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved