Ramadan

Soal Tradisi Ziarah Kubur dan Mandi Belimau Jelang Puasa, Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Ada salah satu tradisi yang bisanya dilakukan sebagian masyarakat menjelang tibanya bulan ramadan yaitu ziarah kubur

Soal Tradisi Ziarah Kubur dan Mandi Belimau Jelang Puasa, Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
kolase/ Instagram
Ustaz Abdul Somad saat mengisi tausiyah. 

BANGKAPOS.COM - Dalam hitungan hari umat muslim di dunia kembali menjalankan ibadah puasa.

Ada berbagai persiapan  menyambut bulan yang penuh berkah tersebut.

Ada salah satu tradisi yang bisanya dilakukan sebagian masyarakat menjelang tibanya bulan ramadan yaitu ziarah kubur dan tradisi mandi belimau.

Hal ini nampaknya telah menjadi tradisi ini sudah berlangsung lama.

Lantas, bagaimanakah hukumnya berziarah kubur menjelang Ramadan atau bulan puasa?

Dikutip dari Tribuntimur.com, menurut Ustad Abdul Somad, Nabi Muhammad pernah melarang umatnya berziarah kubur, namun sekarang sudah dibolehkan.

Terkait waktunya, bisa kapan saja, tak harus menjelang bulan puasa.

“Kapan saja boleh. Mau menjelang puasa, sedang bulan puasa atau setelah bualan puasa, bebas saja. Lalu mengapa orang-orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa? Mungkin saja karena dia baru bisa libur pas mau puasa atau saat sedang bulan puasa. Bisa juga karena hatinya sedang lapang, ingin mengingat Allah maka pergilah di ke kubur, mau mengingat mati,” jelasnya.

Katanya, hal ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.

Lalu ada lagi pertanyaan, apakah berziarah kubur menjelang bulan puasa pernah dilakukan Nabi Muhammad?

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved