Berita Pangkalpinang

Babel Dapat Kuota Tambahan Calhaj 186, Pangkalpinang Dapat 33 Calhaj Namun 2 Meninggal

Warga Kota Pangkalpinang mendapatkan jatah usulan tambahan kuota Jemaah Calon Haji (JCH atau Calhaj) untuk kategori lanjut usia

Babel Dapat Kuota Tambahan Calhaj 186, Pangkalpinang Dapat 33 Calhaj Namun 2 Meninggal
Bangka Pos/Edwardi
Hj Nurmala, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM  -- Warga Kota Pangkalpinang mendapatkan jatah usulan tambahan kuota Jemaah Calon Haji (JCH atau Calhaj) sebanyak 33 orang untuk kategori lanjut usia (Lansia) dan pendamping dari Penetapan Kuota Haji Tambahan Tahun 1440 H/2019 M yang diatur dalam Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 176 Tahun 2019.

Sementara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan total kuota tambahan sebanyak 186 orang jemaah calon haji.

“Dari kuota haji tambahan tahun ini, Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan kuota tambahan sebanyak 186 orang jemaah calon haji, dengan rincian 93 orang JCH lansia beserta pendamping dan 93 orang JCH reguler nomor porsi berikutnya,” kata Hj Nurmala, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Sabtu (04/05/2019).

Ditambahkannya, saat ini pihaknya baru menerima data dari kuota 93 orang untuk kategori lansia dan pendamping, dan dari data tersebut, ada sebanyak 33 orang JCH Kota Pangkalpinang masuk dalam kuota tambahan secara otomatis dari sistem yang merupakan hasil dari usulan sebelumnya.

"Dari 33 orang JCH ini diketahui bahwa ada 2 orang yang sudah meninggal dunia, sehingga sekarang jumlahnya tinggal 31 orang saja," ujarnya.

Dijelaskannya batasan jemaah calon haji lanjut usia yang dimaksud adalah memiliki usia paling rendah 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi dan terdaftar sebagai jemaah haji reguler sebelum 1 Januari 2017.

"Sedangkan untuk pendamping juga diharuskan telah memiliki nomor porsi dan terdaftar sebagai jemaah haji sebelum tanggal 1 Januari 2017 juga,” jelas Nurmala.

Dilanjutkannya, JCH lansia dan pendamping yang masuk dalam kuota tersebut telah mengajukan permohonan percepatan keberangkatan dari tahun-tahun sebelumnya, dan data mereka juga sudah diinput dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

"Kami sudah menghubungi JCH yang masuk dalam kuota tambahan ini untuk memastikan kesiapan JCH yang bersangkutan sambil menunggu petunjuk dari Kemenag Pusat terkait proses selanjutnya," tukasnya.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved