Kabid Humas Polda Babel: Tidak Ada Aksi Pemukulan Unjuk Rasa di DPRD Provinsi

Dit Samapta Polda dan Polres Pangkalpinang melakukan tindakan terukur untuk mengurai masa guna meredam aksi tersebut sehingga saling dorong

Kabid Humas Polda Babel: Tidak Ada Aksi Pemukulan Unjuk Rasa di DPRD Provinsi
ist
Kabid Humas Polda Kep. Babel AKBP. A. Maladi

BAGI masyarakat yang akan mengungkapkan pendapat dimuka umum tidak ada yang melarang akan tetapi harus tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku jangan sampai mengganggu masyarakat lainya.

Menyikapi kabar yang beredar dimasyarakat tentang aksi pemukulan peserta unjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Bangka Belitung, Kabid Humas Polda Kep. Babel AKBP. A. Maladi menegaskan itu tidak lah benar, aparat kepolisian melaksanakan pengamanan sesuai SOP yang ada.

"Memang aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Babel semula berjalan dengan aman dan tertib akan tetapi kemudian karena tidak bisa bertemu dengan Ketua DPRD yang sedang rapat Pansus di Jakarta, para peserta Unjuk rasa tidak menerima apa yang disampaikan dan terprovokasi ingin merangsek masuk kedalam gedung yang sedang dijaga aparat Kepolisian dan Sat Pol PP untuk menduduki Kantor DPRD Provinsi Kep. Babel," ucapnya.

Melihat aksi peserta unjuk rasa yang sudah mulai memanas tersebut aparat Kepolisian sempat menghimbau agar pengunjuk rasa tetap tenang dan menerima alasan yang disampaikan dan bisa kembali lagi nanti pada saat Ketua DPRD sudah kembali dari tugas.

Namun himbauan tidak diindahkan maka dari Dit Samapta Polda dan Polres Pangkalpinang melakukan tindakan terukur untuk mengurai masa guna meredam aksi tersebut sehingga saling dorong pun tidak terelakkan.

Menurut Kabid Humas Polda Provinsi Bangka Belitung, pihaknya tidak ada main pukul, pihaknya juga kelelahan dan ada juga yang terluka karena terjatuh pada saat aksi dorong.

Untuk itu dirinya meminta kepada pihak-pihak yang ingin menyampaikan aspirasinya agar mentaati aturan dan tata caranya sehingga situasi yang tercipta dapat berjalan kondusif tanpa adanya tindakan anarkis yang berujung merugikan banyak pihak.

"Dihimbau kepada seluruh adik adik mahasiswa untuk tidak terprovokasi, mari kita tetap jaga suasana yang sejuk, tertib dan selalu memelihara keamanan dan ketertiban demi kemaslahatan masyarakat," pungkasnya.

Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved