Advertorial

RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno Gelar Seminar Kesehatan Ajak Masyarakat Kurangi Risiko Kanker Usus Besar

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar mulai menerapkan pola hidup sehat, dengan memperbanyak makan buah dan sayur, meninggalkan kebiasaan buruk

RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno Gelar Seminar Kesehatan Ajak Masyarakat Kurangi Risiko Kanker Usus Besar
Istimewa
Suasana seminar awam deteksi dini kanker usus besar bertempat di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Jumat (3/5). 

BANGKAPOS.COM -- RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno Bangka Belitung mengadakan kegiatan berupa seminar awam deteksi dini kanker usus besar bertempat di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Jumat (3/5).

Acara yang didukung Diskominfo Bangka Belitung untuk disebarluaskan ke masyarakat luas ini dihadiri tak kurang dari 250 peserta dari berbagai instansi pemerintahan.

Acara dimulai dengan penayangan profil RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno, dan kata sambutan oleh Gubernur Provinsi Bangka Belitung, yang pada saat itu diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung Mulyono Susanto.

Narasumber yang hadir pada seminar kali ini Prof Dr dr Musdani Abdullah, FACG, Sp.PD, KGEH, FINASIM, dr Wulyo Rajabto Sp.PD, K-HOM dan dr Desy Haryati Sp.PD.

Dalam sambutannya Mulyono mengucapkan selamat datang kepada para narasumber, yaitu tim dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Gastroentorologi RSUPN Ciptomangunkusumo Jakarta di Bumi Serumpun Sebalai.

"Terimakasih dari kami selaku Pemilik RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno, Tim Gastroentorologi sudah berkenan hadir di sini. Selain sebagai narasumber dalam seminar awam, juga memberikan pelayanan kepada masyarakat Bangka Belitung," ujar Mulyono.

Suasana seminar awam deteksi dini kanker usus besar bertempat di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Jumat (3/5).
Suasana seminar awam deteksi dini kanker usus besar bertempat di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Jumat (3/5). (Istimewa)

Ia pun menambahkan semoga dengan diadakannya seminar ini dapat memberikan banyak manfaat bagi semua peserta yang hadir dan masyarakat yang masih sangat kurang pengetahuannya tentang kanker usus besa sehingga timbul kesadaran untuk menurunkan risiko kanker usus besar.

Selanjutnya Mulyono dengan resmi membuka acara dan penyerahan cinderamata yang diberikan oleh dr H Armayani Rusli, SpB selaku Direktur RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno.

Pada saat diwawancarai Armayani mengatakan jika seminar kali ini dilakukan karena dalam empat bulan terakhir RSUP Dr (H.C) Ir Soekarno sudah melakukan skrining terhadap 30 orang yang dicurigai mengidap kanker usus besar. Dan hasilnya ditemukan 22 orang positif kanker usus besar.

"Itu luar biasa banyak, dan terakhir ditemukan kankernya diposisi yang paling sulit. Itu baru pertama dan langkah," kata Armayani.

Ia berpendapat tingginya angka penderita kanker usus besar di Bangka Belitung ini dikarenakan pola makan yang tidak sehat, dan juga disebabkan oleh radiasi yang disebabkan oleh tambang timah sehingga air dan makanan tercemar oleh radiasi.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar mulai menerapkan pola hidup sehat, dengan memperbanyak makan buah dan sayur, meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok, dan berolahraga setidaknya berjalan kaki.

Acara pun dilanjutkan dengan seminar yang diikuti oleh peserta dengan seksama dan antusias untuk bertanya dalam sesi tanya jawab. Dan suasana semakin semarak saat panitia mempersiapkan doorprize bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan kuis seminar. 

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved