Breaking News:

Prabowo Menang Telak dari Jokowi di Daerah Ini dan Pernyataan Putra Kiai Se-Madura Soal People Power

Sementara rivalnya Prabowo - Sandi mendulang sebanyak 436.931, atau unggul sebanyak 194.626 suara.

Editor: Alza Munzi
Tribunnews
Ilustrasi 

Selain itu, mempertimbangkan arahan ulama, para Lora juga bersepakat untuk melawan berita hoaks sekaligus provokasi yang memecah belah umat.

“Kami hanya akan mengikuti gerakan yang direstui dan dikendalikan oleh para kiai,” kata Gus Ipul.

Sementara itu, Gus Abdurrozaq Sholeh, dari Pesantren Bahrul Ulum, Jombang menyatakan bahwa Pilpres sudah selesai.

Pihaknya meminta seluruh santri tetap tenang.

Termasuk tidak mengikuti gerakan People Power yang digagas oleh Amien Rais.

“Saya mengimbau masyarakat tidak perlu ikut gerakan people power yang digagas Amien Rais. Saya pendukung utama 02 (Prabowo-Sandi), tapi tidak akan mendukung gerakan itu. Kami para Gus dan Lora hanya akan ikut gerakan dalam kendali kiai, bukan Amien Rais,” kata Gus Abdurrozaq.

Di tempat sama, Ketua Ikatan Gus-Gus Indonesia (IGGI) Ahmad Fahrur Rozi mengatakan bahwa pertemuan ini juga menyepakati untuk menebar kebaikan dan kedamaian.

Utamanya, jelang bulan Ramadhan 1440 H.

“Para Lora akan bertemu kembali dalam beberapa hari ke depan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini. Prinsipnya kami akan mengawal dan mendukung penuh hasil keputusan KPU. Umat harus tetap tenang,” kata Gus Fahrur, sapaan akrabnya.

Para Lora yang bertemu adalah mereka yang pada Pilpres 2019 adalah pendukung 01 dan sebagian pendukung 02. Mereka yang hadir di antaranya Lora Soleh Masduki, Bangkalan; Lora Hasyim Zubeir Bangkalan; Lora Zamzami Mahrus, Sampang; Lora Amin bin Syafi' Sampang; Lora Syaiful bin Jafar, Sampang; serta Lora Saiful Rohim Sahuri, Sampang.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved