Berita Pangkalpinang

Alami Kecelakaan saat Bertugas di Pemilu, Ketua KPPS Gabek Sedih Tak Punya Biaya untuk Rawat Jalan

Zulkarnain kelelahan dan mengantuk. Akibat menabrak kuburan tersebut ia sempat menginap empat hari di rumah sakit.

Alami Kecelakaan saat Bertugas di Pemilu, Ketua KPPS Gabek Sedih Tak Punya Biaya untuk Rawat Jalan
Bangka Pos/Respi Leba
Zulkarnain 

BANGKAPOS.COM -- Mengenakan baju koko warna putih lengkap dengan kopiah, Zulkarnain, Ketua KPPS 11, Kelurahan Gabek Satu, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Senin (6/5) mengisahkan kesedihannya karena kehabisan biaya untuk rawat jalan setelah mengalami kecelakaan saat bertugas selama tahapan pemilu.

Sambil menunjukkan bekas luka di tangan serta wajahnya, Zulkarnain mengungkapkan dirinya sudah menghabiskan dana sekitar Rp 5 juta dari kocek pribadi untuk biaya pengobatan selama 4 hari terbaring di RS Bhakti Timah Pangkalpinang. Zulkarnain (51) menabrak sebuah kuburan usai dari TPS, Kamis (18/4) dini hari lalu.

Peristiwa itu terjadi ketika Zulkarnain hendak pulang ke rumahnya dari TPS 11. Saat itu perhitungan suara dilakukan dari Rabu (17/4) hingga Kamis (18/4) dini hari. Hal ini membuat Zulkarnain kelelahan dan mengantuk. Akibat menabrak kuburan tersebut ia sempat menginap empat hari di rumah sakit.

"Bekas luka di tangan dan muka saya masih ada. Sekarang harus rawat jalan, tetapi jujur sudah kehabisan dana. Karena selama dirawat di rumah sakit tidak bisa gunakan BPJS, sebab BPJS saya sudah tidak berlaku," kisah Zulkarnain.

Kesedihannya semakin bertambah ketika menonton televisi dan membaca berita, sesama petugas KPPS di daerah lain yang sakit mendapat perhatian yang besar dari pemerintah daerah atau pun pihak-pihak yang bertanggung jawab.

"Saya salut dan terharu nonton televisi dan baca berita, di daerah lain, petugas penyelenggara pemilu yang sakit dan dirawat mendapat perhatian yang besar. Itu tidak saya alami. Saya jadi sedih. Apalagi sekarang harus cari uang untuk biaya rawat jalan," ungkap Zulkarnain.

Zulkarnain kembali mengisahkan kejadian yang ia alami. Dirinya mendapatkan luka yang hampir menutupi matanya karena mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang bertugas.

"Saya masih ingat betul. Saat itu sakit gigi disuruh beli paramex, lalu perut sakit dan pamit izin untuk pulang BAB, bawa motor lalu kira-kira 50 meter alami kecelakaan, tidak kuat lagi berjalan dan saya berhenti dan duduk di sebelah motor," ungkap Zulkarnain.

Dirinya mengisahkan rasa sedih, kecewa dan sakit sedikit terobati ketika mendapat kunjungan dari Rombongan Ketua KPU Pangkalpinang ke rumah setelah dirinya keluar rumah sakit.

"Selama saya sakit, hampir tidak ada yang kunjung, mungkin semua sibuk. Saya sedikit senang saat rombongan Ketua KPU Pangkalpinang datang ke rumah setelah saya keluar dari rumah sakit untuk melihat kondisi saya yang masih terbalut perban. Mereka berjanji untuk mengurus BPJS maupun jasa raharharja kalau pun ada," tutur Zulkarnain.

Zulkarnain mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan, memberikan bantuan dan dukungan selama dirinya mengalami kecelakaan, dirawat di rumah sakit dan sekarang harus menjalani rawat jalan.

Penulis: respisiusleba
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved