Berita Bangka Selatan

Hari Pertama Ramadan, Harga Bawang Putih Meroket di Pasar Toboali ini Penyebabnya

Kurang tahu juga kalau penyebab tidak adanya stok bawang putih disini (Pasar pagi-red), cuma memang

Hari Pertama Ramadan, Harga Bawang Putih Meroket di Pasar Toboali  ini Penyebabnya
Bangkapos/Antoni
Aciw pedagang di pasar pelataran (Pasar Pagi) Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (6/5/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari pertama bulan puasa sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan, bahkan sebagian menghilang dari peredaran.

Salah satu nya komoditi bawang putih yang menurut sejumlah pedagang di pasar pelataran (Pasar Pagi) Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Senin (6/5/2019) menghilang dari peredaran.

Aciw salah satu pedagang menyebut, sudah sejak empat hari lalu stok bawang putih di pasar pagi Toboali menghilang.

Pria bertubuh kekar ini, belum mengetahui pasti penyebab hilangnya peredaran bawang putih tersebut.

" Kurang tahu juga kalau penyebab tidak adanya stok bawang putih disini (Pasar pagi-red), cuma memang sudah sejak empat hari ini bawang putih menghilang dari peredaran," ujar Aciw di temui dari toko milik nya, Senin (5/4/2019).

Harga bawang putih di pasar Pelataran (Pasar Pagi-red) kota Toboali, Kabupaten Bangka selatan, meroket.

Ironisnya kendati, mengalami kenaikan harga signifikan, stok bawang putih sulit diperoleh.

Menurut Aciw, satu dari sejumlah pedagang di pasar pagi Toboali, menyebut biasanya harga normal bawang putih diangka Rp 30.000 perkilogram, namun beberapa hari belakangan naik menjadi Rp 85.000 perkilogram.

Namun menurut Aciw, sudah empat hari lalu stok bawang putih di pasar pagi Toboali menghilang. Tak hanya dipasaran, bahkan ditingkat distributor.

" Kalau hari hari biasa harga bawang putih tiga puluh ribu perkilogram, sekarang menjadi delapan puluh lima ribu perkilo. Itupun sudah empat hari ini gak ada barang nya," ujar Aciw.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved