Ramadan

Ini Obsesi Gubernur Babel Belum Tercapai Saat Ramadan

Erzaldi Rosman mengajak seluruh masyarakat di Babel untuk memotivasi diri melaksanakan dan meningkatkan kualitas Ibadah selama bulan Ramadan.

Ini Obsesi Gubernur Babel Belum Tercapai Saat Ramadan
Dokumen Bangka Pos
Gubernur Babel Erzaldi Rosman. 

BANGKAPOS.COM  - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengajak seluruh masyarakat di Babel untuk memotivasi diri melaksanakan dan meningkatkan kualitas Ibadah selama bulan Ramadan.

Menurutnya, untuk memotivasi diri harus beranggapan bahwa Ramadan ini adalah ramadan terkahir bagi masing-masing pribadi sehingga dengan beranggapan begitu akan melakukan yang terbaik karena ini yang terakhir.

"Apapun yang dilakukan Ramadan tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Kalau tahun kemarin Alhamdullilah enggak bolong-bolong, salat lima waktu enggak bolong-bolong, salat sunat pun endak bolong-bolong ada target memberikan sedekah, target memberi buka puasa ke orang harus meningkat. Dari segi ibadahnya, kalau kemarin belum hatam tahun ini harus hatam," katanya, Senin (5/6/2019).

Erzaldi menyebutkan, dirinya kerap menargetkan untuk Hatam 30 juz. Tapi, sayangnya ini belum pernah kesampaian karena waktu nya sulit sekali.

"Orang yang bisa hatam orang sudah mulai dari subuh sampai jam 9 terus. Saya sering lihat bapak ngaji setiap salat lima waktu kita harus mempersiapkan waktu dua jam untuk kita bisa hatam 30 juz itu. Baca AlQuran nya kan bukan cepet-cepet, tapi ini harus teliti enggak bisa cepat," kata Erzaldi.

Disinggung sudah berapa tahun tidak bisa hatam 30 juz selama Ramadan, dikatakannya waktunya memang tidak memungkinkan.

"Sejak jadi pejabat, karena gini sahur kan sahur bersama, buka puasa bersama, kira-kita kalau buka bertemu masyarakat habis maghrib baca Alquran terus tanpa menghiraukan masyarakat, apa pula kata orang," katanya.

"Tapi kita serahkan Allah, baca Alquran tetap dilakukan tapi harus meningkat dari tahun kemarin," katanya.

Erzaldi menyebutkan, ada obsesi dirinya tidak tercapai hingga saat ini, yakni masjid yang dapat menyelenggarakan salat tarawih dimana setiap malam melaksanakan satu juz

"Satu obsesi saya yang belum tercapai. Ingin mencari masjid yang mau menyelenggarakan salat taraweh setiap malamnya hatam 1 juz. Imamnya saya datangkan langsung. Sehingga selama Ramadan Khatam 30 juz," katanya.

"Jadi orang enggak susah lagi mau Khatam, ikut di Masjid itu, berapa kali menawarkan ke mesjid mereja bilang payah ada yang mau ada yang enggak, kemarin kepikiran di Masjid provinsi tapi jemaahnya ini susah," tutupnya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved